Disbud DKI Soal Anies Salah Klaim: Jangan Tanya Dapur Kami

CNN Indonesia | Jumat, 14/02/2020 05:18 WIB
Disbud DKI Soal Anies Salah Klaim: Jangan Tanya Dapur Kami Gubernur DKI Anies Baswedan mengklaim dapat rekomendasi soal gelaran Formula E di Monas dari Tim Ahli Cagar Budaya. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Kebudayaan DKI Jakarta meminta publik tak ikut campur dalam proses pemberian rekomendasi izin Formula E di Monas, khususnya soal izin dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana meminta agar seluruh pertimbangan rekomendasi menjadi urusan internal DKI.

"Ini dapur kami. Jangan tanya bahannya apa aja. Ya jangan dong, ini dapur, dapur saya. Apa yang kami bahas masa detil Anda mau tahu?" kilah Iwan, saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (13/2).


"Pokoknya di sini saya yang mengeluarkan rekomendasi bahwa kawasan cagar budaya Monas bisa dilakukan Formula E. Selesai," lanjut dia.

Hal ini dikatakannya terkait perbedaan antara klaim Gubernur DKI Anies Baswedan dengan pernyataan TACB terkait rekomendasi gelaran Formula E di Monas. 

[Gambas:Video CNN]
Dalam suratnya kepada Menteri Sekretaris Negara, pada 11 Februari, Anies mengaku sudah mengantongi izin dari TACB DKI Jakarta untuk menggelar balapan di kawasan cagar budaya itu.

Sementara, Ketua TACB DKI Jakarta Mundardjito mengaku tidak tahu menahu dan tidak diberitahu terkait rekomendasi itu.

Menurut Iwan, TACB dan Tim Sidang Pemugaran (TSP) adalah dua lembaga yang berada di bawah garis komandonya. Tugas keduanya hanya memberikan nasihat dan bukan untuk memutuskan.

"Jadi gini lho, TSP itu bukan membuat rekomendasi. Tapi dia memberikan advisory, memberikan nasihat kepada saya. Saya yang hire dia, saya yang bayar dia, melalui apa? Melalui unit pengelolaan konservasi cagar budaya," ungkap Iwan.

(CTR/arh)