Bima Arya Janjikan Masalah GKI Yasmin Beres Pertengahan 2020

CNN Indonesia | Minggu, 16/02/2020 22:21 WIB
Bima Arya Janjikan Masalah GKI Yasmin Beres Pertengahan 2020 Walikota Bogor Bima Arya menjanjikan penyelesaian masalah penyegelan tempat ibadah GKI di Taman Yasmin Bogor selesai pertengahan tahun ini.(CNN Indonesia/ Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjanjikan masalah rumah ibadah jamaah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin selesai tahun ini. Dia merespons nasib jamaah GKI Yasmin yang terpaksa beribadah di depan Istana Kepresidenan Jakarta karena gereja mereka disegel Pemkot Bogor pada 2012.

Bima mengatakan Pemkot Bogor telah membentuk Tim Tujuh untuk membahas penyelesaian masalah. Ia berharap ada solusi terbaik bagi para jamaah.

"Yang penting kondusif, apapun opsi itu, tapi kita ingin kondusif dan bisa diterima semua pihak di situ. Paling tidak pertengahan tahun lah," kata Bima saat ditemui di Hotel Century Park, Jakarta, Minggu (16/2).

Jamaah GKI Yasmin sudah tidak pernah merasakan beribadah di gereja mereka sendiri sejak 2012. Gereja mereka disegel Pemkot Bogor karena desakan kelompok intoleran.


Akibatnya, mereka beribadah di depan Istana Kepresidenan Jakarta setiap dua minggu sekali. Mereka juga menggelar misa Natal setiap tahun di luar kawasan Istana.

Sejak Desember 2019, Pemkot Bogor membentuk Tim Tujuh untuk merumuskan penyelesaian masalah. Tim itu terdiri dari perwakilan Pemkot Bogor Arif Zuwana (Ketua), Nugroho (pengurus GKI di Bogor), Maha Kati (jamaah Kota Bogor), Untari (Majelis Sinode GKI), Thomas Wadudara (jamaah di area Taman Yasmin), dan Hidayat Elieser (Majelis Sinode klasis Jakarta Selatan).

"Saya optimis ini sudah ada keputusan tentang arah Gereja Yasmin yang dihasilkan melalui hasil komunikasi tadi," ucap Bima.

Bima sepakat dengan kebijakan pemerintah pusat untuk menjamin kebebasan beribadah. Sebab itu, Bima telah melaporkan setiap perkembangan penanganan GKI Yasmin ke Menko Polhukam Mahfud MD.

[Gambas:Video CNN]

(dhf/eks)