Zat Radioaktif Kembali Ditemukan di Perum Batan Indah

CNN Indonesia | Senin, 24/02/2020 16:40 WIB
Zat Radioaktif Kembali Ditemukan di Perum Batan Indah Proses pembersihan sisa paparan zat radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Zat radioaktif kembali ditemukan di Perumahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, Senin (24/2). Kepolisian menyebut zat radioaktif tersebut ditemukan di sebuah rumah di Blok A Nomor 22.

"Iya benar, sedang diselidiki," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan kepada CNNIndonesia.com, Senin (24/2).

Iman memastikan tim gegana telah di lapangan untuk menyelidiki penemuan tersebut. Namun Iman masih enggan menjelaskan lebih rinci ihwal penemuan zat radioaktif tersebut, termasuk jenis zat radioaktif yang ditemukan.


"Nanti kami akan infokan lengkap," ucap Iman.
Sementara itu, Wakil Komandan Korps (Wadankor) Brimob Polri, Brigjen Abdul Rakhman Baso juga belum bisa berkomentar banyak ihwal penemuan zat radioaktif tersebut.

"Mungkin bisa ke Danpas Gegana ya atau ke Pak Argo (Karo Penmas Divhumas Polri)," tuturnya.

Sebelumnya, usai geger paparan radioaktif di Perum Batan Indah beberapa waktu lalu, sejumlah pemukim perumahan setempat menjalani cek laboratorium.

[Gambas:Video CNN]

Sekretaris Utama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Hendriyanto Hadi Tjahyono menyatakan dua dari sembilan warga Perumahan Batan terkontaminasi zat radioaktif jenis cesium-137.

"Jadi dari 9 itu 7 orang enggak terukur, sedangkan ada 2 orang yang terukur," kata Hadi di Gedung Balai Kota Tangerang Selatan, Jumat (21/2).

Namun, menurut Hadi kontaminasi cesium-137 terhadap dua warga tersebut nilainya sangat kecil dengan nilai rincian masing-masing 0,12 dan 0,5 milisievert.

Sementara itu, proses clean up atau pembersihan sisa-sisa zat radioaktif yang ditemukan sejak dua pekan lalu, masih berlanjut hingga hari ini.

Kepala Biro Humas Batan, Heru Umbara mengatakan hingga pagi tadi jumlah drum berisi tanah yang sudah diserahkan ke pusat teknologi limbah radioaktif BATAN sudah mencapai 337 drum.

"Kepada warga di lingkungan perumahan Batan Indah untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Tidak perlu khawatir, yang penting tidak melewati garis kuning yang dipasang," ujar dia dalam keterangan tertulis, Senin (24/2).
(dis/ain)