Banjir di Cipayung Jaktim, 5 KK Terima 2 Bungkus Mi Instan

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 16:43 WIB
Banjir di Cipayung Jaktim, 5 KK Terima 2 Bungkus Mi Instan Ilustrasi. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah rumah warga Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur, terendam banjir setelah hujan mengguyur sejak Senin (24/2) malam.

Darman dan Neneng, sepasang suami istri yang tinggal di Jalan Rukun, RT 5 RW 1, rumahnya ikut kebanjiran. Mereka menilai banjir kali ini adalah yang terbesar setelah banjir pada 1 Januari lalu.

Tiga anak dan menantu serta cucu-cucunya juga tinggal di rumah tersebut. Hingga kini, Darman dan Neneng beserta keluarganya hanya menerima bantuan dua bungkus mi instan, makanan ringan, dan air mineral.


"Mi instan, sereal, dan air mineral. Kami lima keluarga dapetnya dua bungkus mie instan, dan tiga air mineral doang," ujar Neneng.


Meski begitu, mereka tetap bersyukur karena masih ada tetangga yang membantunya, mulai dari tempat bermukim sementara hingga makanan.

"Ya syukur aja, meski (bantuan) cuman segini tapi ada tetangga yang bantuin. Waktu tanggal 1 kemarin juga saya dibantu," ujar Neneng.

Darman mengatakan sejumlah perabotan di rumahnya telah terapung seperti kursi, meja dan lainnya. Hanya beberapa barang yang sempat mereka selamatkan.

"Kulkas sudah tergenang, dispenser juga. Ya mau gimana. Diikhlaskan saja, mau diangkut juga susah. Semoga aja enggak rusak " ujar Darman.

Banjir di Cipayung Jaktim, 5 Keluarga Terima 2 Mi InstanBanjir menggenangi Jalan Raya Ciracas, Jakarta Timur, Selasa, 25 Februari 2020. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Mereka berharap bantuan lain bisa didapatkan mengingat jumlah orang yang tinggal di rumahnya cukup banyak.

"Ya, saya sih berharap bantuan ada lagi, karena kan keluarga juga banyak di rumah saya," ujar Darman.


Banjir mulai menggenang daerah tersebut pada Selasa, (25/2) pukul 3 dini hari. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com banjir belum surut pada pukul 11.00 WIB.

Ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Sementara warga yang rumahnya terdampak banjir sudah mengungsi ke tempat yang aman.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini jumlah rukun warga (RW) yang terdampak banjir sebanyak 200 RW dari 2738 seluruh RW di Jakarta. Jumlah itu kemungkinan akan terus bertambah.

Anies mengklaim seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta bekerja di lapangan untuk membantu evakuasi warga di daerah yang terdampak banjir. Termasuk membangun pos pengungsian, pos kesehatan, dan memberikan pasokan kebutuhan pokok bagi seluruh masyarakat.

"Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan, kontak kami di 112 atau datang ke kelurahan terdekat dan kami akan bantu, respons semua yang menjadi kebutuhan masyarakat," ujar Anies di Manggarai, Jakarta Selatan.


[Gambas:Video CNN] (ndn/pmg)