Pemotor Manfaatkan Kubus Getek Terjang Banjir di Cipayung

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 17:12 WIB
Pemotor Manfaatkan Kubus Getek Terjang Banjir di Cipayung Foto: CNN Indonesia/Nadhen Ivan
Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir di Jakarta hari ini telah menghambat aktivitas warga. Di Cipayung, Jakarta Timur, warga dan petugas Unit Pelayanan Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup bahu membahu menolong para pengendara, terutama pengguna motor, untuk mengarungi banjir agar tidak terjebak di tengah jalan.

Hal itu terjadi di Jalan Raya Pagelarang, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Jalan ini ialah salah satu jalan perbatasan antara Jakarta dan Kota Bekasi. Jalan ini menghubungkan wilayah Cipayung (Jakarta) dan sekitarnya dengan Jatiwarna (Kota Bekasi) dan sekitarnya.

Warga dan petugas UPK memanfaatkan kubus High Density Poli Etilen (HDPE), atau oleh masyarakat sekitar disebut kubus getek. Motor dinaikkan ke kubus tersebut. Selanjutnya kubus yang sudah terisi penumpang diantarkan hingga ke ujung jalan yang tidak tergenang banjir.


Adam (34)mengaku khawatir naik kubus tersebut, namun hal itu harus ia lakukan karena jalan yang akan dilaluinya adalah jalan terdekat.

"Ya awalnya takut. Cuma biar cepet aja," ujar Adam, Selasa (25/2) usai menurunkan motornya dari kubus getek.

Selain itu ada Bowo (21). Alasan Bowo seperti Adam, Ia mengaku buru-buru hendak ke Jatiwarna dari Pasar Rebo. Ia pun mengaku memberikan 'uang capek' pada orang-orang yang membantunya.

"Enggak dipungut (biaya) sih, cuma seikhlasnya ajah. Buat uang capek," ujarnya

Hal serupa juga diakui oleh Hari. Ia sudah lelah berputar-putar karena banjir sejak pagi tadi.

Awalnya karena mengetahui jalan Pagelarang banjir, ia hendak berputar arah. Namun Hari mengurungkan hal tersebut, karena sudah capek berputar-putar mencari jalan yang kering.

[Gambas:Video CNN]
"Capek udah muter-muter juga cari jalan tadi pagi. Tadinya mau muter juga, gak lewat sini (Pagelarang), cuma capek dan ada getek juga (ternyata)," ujarnya.

Kubus getek ini sudah ada di lokasi sejak pagi, namun hanya tersedia satu unit. Kubus ini akan terus beroperasi hingga banjir surut.

"Dari pagi ini udah disiagakan. Buat evakuasi, atau ya buat angkut motor kayak gini. Ada satu unit" kataseorang petugas dari Dinas Badan Air Dinas Lingkungan Hidup yang tidak ingin disebutkan namanya. (ndn/wis)