Jasa Raharja Pimpin Satgas Mudik Gratis Bareng BUMN

Advertorial, CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 00:00 WIB
Jasa Raharja Pimpin Satgas Mudik Gratis Bareng BUMN Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo S. (tengah) saat konferensi pers Mudik Gratis Bareng BUMN (Foto: dok Jasa Raharja)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian BUMN menunjuk Jasa Raharja sebagai Ketua Satuan Tugas (satgas) "Mudik Gratis Bareng BUMN" untuk angkutan lebaran tahun 2020. Satgas ini diikuti 107 BUMN yang menyediakan mudik gratis buat masyarakat di lebaran tahun ini.

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo S. mengatakan program Mudik Gratis yang tahun ini mengambil tema Selamat Bahagia ini merupakan perwujudan peran BUMN sebagai agent of development. Hal ini, kata Budi, juga dilandasi semangat kolaborasi yang bernilai sosial tinggi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat guna merayakan Lebaran di kampung halaman.

"Maksud dan tujuan dari kegiatan penyelenggaraan Mudik Bareng BUMN antara lain memfasilitasi masyarakat yang akan mudik lebaran melalui kolaborasi BUMN, masyarakat memperoleh kepastian keberangkatan dengan mudah, nyaman dan aman," ujar Budi dalam konferensi pers di Kantor Pusat Jasa Raharja di Jakarta, pada Selasa (25/2/2020)


"Lalu juga untuk pengalihan pemudik pengguna sepeda motor ke moda transportasi bus, kereta api, kapal laut dan pesawat untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas, menggerakkan tingkat ekonomi di daerah, dan meningkatkan brand equity BUMN sebagai perusahaan yang peduli terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan," imbuhnya.

Budi menjelaskan pada tahun 2020, target pemudik yang akan diberangkatkan sejumlah 275 ribu orang atau meningkat 10% dibandingkan tahun 2019, yaitu 250 ribu orang. Moda kendaraan yang digunakan terdiri dari bus, kapal laut, kereta api dan pesawat udara dengan lokasi keberangkatan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

"Pendaftaran Mudik Bareng BUMN dimulai pada bulan Maret 2020 dengan sistem online. Guna menunjang sarana kegiatan mudik, maka didukung dengan kolaborasi BUMN seperti pengadaan bus oleh Damri, transportasi kapal laut oleh Pelni dan ASDP, transportasi kereta api oleh PT KAI, transportasi pesawat udara oleh Garuda Indonesia dan atribut pemudik oleh Sarinah," jelasnya.

Pada tanggal 19 Mei 2020, rencananya akan dilaksanakan Flag Off Mudik Bareng BUMN tahun 2020 di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. Adapun masyarakat yang ingin mendaftarkan diri mudik gratis ini maupun melihat ketersedian kuotanya secara realtime dapat dilihat melalui situs mudikbumn.co.id.

Ada Mudik dan Arus Balik Gratis dari Jasa Raharja

Jasa Raharja, kata Budi, sudah menggelar mudik gratis sejak tahun 2008. Tahun 2020 ini, Jasa Raharja menyediakan kuota mudik gratis untuk 44 ribu orang. Angka ini naik 10% dibanding tahun 2019 sebanyak 40 ribu orang.

"Untuk kereta api, pendaftaran online akan dilaksanakan pada 10-14 Maret melalui aplikasi mobile JRku yang dapat diunduh di Google Play Store dan App Store. Kalau untuk bus dan kapal laut dibuka mulai tanggal 31 Maret hingga 17 April 2020 melalui website mudik.jasaraharja.co.id atau aplikasi JRku," ujarnya.

Adapun persyaratan yang dibutuhkan bagi calon pemudik antara lain KTP, Kartu Keluarga (KK), SIM C, dan STNK Motor. Tak hanya buat mudik, lanjut Budi, Jasa Raharja juga menyediakan layanan arus balik mudik gratis bagi masyarakat yang berminat.

Pos Terpadu dan Check Point buat Pemudik Motor

Jasa Raharja, kata Budi, sudah berkoordinasi dengan Polri, Kementerian Perhubungan, dan stakeholder lainnya untuk mendirikan 160 titik pos terpadu layanan mudik. Pos ini akan digunakan untuk memantau arus selama masa mudik.

Selain itu, lanjut Budi, Jasa Raharja menyediakan 12 titik check point atau semacam rest area untuk pemudik yang menggunakan motor. Ada juga tambahan 14 check point yang dibuat gabungan BUMN sehingga totalnya 26 check point yang melintas dari Sumatera hingga Jawa.

"Kami adakan berbagai fasilitas. Ada dokter untuk para pemudik dan penumpang, ada tempat ibadah, playground, bengkel kecil, termasuk bekerja sama dengan Pertamina penyediaan galon-galon BBM. Kita juga menyiapkan kursi pijat dan kursi untuk istirahat," ujar Budi.

"Tak lupa, kami akan 24 jam siaga di RS atau di pos lain dan siap melayani masyarakat dalam kondisi yang tidak diharapkan. Kami sudah pengalaman dalam menghadapi kondisi ini," imbuhnya.

(adv/adv)