Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB di Kampung Cimpaeun, Tapos, Depok.
"16 bangunan tembok rumah roboh dan atap rusak," kata Yusri dalam keterangannya, Selasa (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, anggota juga mendatangi Kampung Cimpaeun di RT03/03. Di lokasi itu, ditemukan ada delapan bangunan tembok rumah rusak.
"Mendata kerugian dan korban selanjutnya korban disarankan untuk mencari tempat yang lebih aman mengingat cuaca hujan masih tinggi," tutur Yusri.
[Gambas:Video CNN]
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah daerah turut terimbas cuaca ekstrem. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengaku sudah melaporkan prediksi dan laporan cuaca ekstrem di Indonesia kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah.
Khusus untuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, Dwikorita mengatakan fenomena cuaca ekstrem makin sering didapati dalam 30 tahun terakhir. Apabila tidak cepat ditanggulangi, kata dia, maka cuaca ekstrem bakal makin sering terjadi hingga 2040 mendatang.
"[Laporan dan prediksi cuaca ekstrem] sudah disampaikan melalui [rapat] koordinasi khusus, bahwa tren kondisi cuaca ekstrem yang semakin meningkat dan intensitas semakin tinggi," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di Kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/2). (dis/ain)