Eks Staf Ahok: Baru di Zaman Pak Anies Rumah Sakit Kebanjiran

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 18:26 WIB
Eks Staf Ahok: Baru di Zaman Pak Anies Rumah Sakit Kebanjiran Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Senen, Jakarta Pusat yang tergenang banjir, Minggu (23/2). (CNN Indonesia/Feybien Ramayanti)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan staf Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang kini menjadi Anggota DPRD DKI Fraksi PDI Perjuangan Ima Mahdiah meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk cepat menangani banjir. Hal utama yang perlu diperhatikan ialah banjir di rumah sakit di Jakarta.

Dari pemantauan di lapangan, kata Ima, ada beberapa rumah sakit yang tergenang banjir hari ini. Banjir di rumah sakit, kata Ima, adalah kondisi pertama kali yang terjadi Jakarta.

"Baru di zaman Pak Anies rumah sakit kebanjiran, di antaranya RSCM, RS Husada di Mangga Besar, RS Dharma Nugraha di Rawamangun, dan beberapa titik akses jalan ke RS juga tergenang banjir seperti di Omni Hospital Pulomas," kata Ima dalam keterangan tertulis kepada CNNIndonesia.com, Selasa (25/2).


Ima menjelaskan banjir di rumah sakit menyebabkan pelayanan medis kepada warga menjadi terganggu.
"Kasihan mereka yang ingin berobat terutama pasien gawat darurat. Pasien yang di rumah sakit terdampak juga bisa secepatnya mendapatkan pertolongan," jelas dia.

Dalam pernyatannya, Ima mengkritik bahwa banjir di rumah sakit tidak pernah terjadi di Jakarta. Dalam dua bulan terakhir, banjir sudah terjadi empat hingga lima kali dengan penanganan yang dinilai buruk.

"Oleh sebab itu penangan banjir kali ini dinilai sangat buruk dan menimbulkan dampak kerugian yang tidak sedikit. Ini harap menjadi perhatian," tegas dia.

[Gambas:Video CNN]

Terakhir, Ima menegaskan bahwa PDIP setuju agar dewan membentuk panitia khusus (pansus) soal banjir. Pansus perlu dibentuk karena Anies dianggap tidak memprioritaskan banjir dalam program kerjanya.

"Benar, kami di DPRD sudah berkonsolidasi menggulirkan Pansus Banjir ini, semoga bisa dibedah dan ketemu penyebab kenapa banjir kali ini sangat buruk penanganannya," tegas dia.

Sementara, Anies Baswedan enggan berkomentar mengenai kritik persoalan banjir di masa kepemimpinannya.

"Cukup ya," kata Anies saat dikonfirmasi wartawan. (ctr/ain)