Pernyataan itu sekaligus membantah klaim Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menyebut telah menembak mati dua aparat TNI dan Polri dalam kontak senjata di Keneyam, Nduga, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, dua orang lain diduga anggota KKB yang juga terluka dalam baku tembak kemarin, menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Nduga.
Sebelumnya, juru bicara TPNPB Sebby Sambom dalam keterangan kepada CNNIndonesia.com mengklaim pasukan TPNPB berhasil menembak tiga aparat dari TNI dan Polri dalam kontak senjata di Kaneyam, kemarin.
Pasukan TPNPB dalam baku tembak tersebut dipimpin Komandan Operasi Pemne Kogeya.
Sebby menyebut dua dari tiga prajurit TNI-Polri itu tewas. Seorang lagi mengalami luka tembak di bagian paha. Selain itu, Sebby mengklaim dua warga sipil tewas ditembak pasukan Indonesia.
[Gambas:Video CNN]
Polda Papua dalam keterangan resmi menyebut kontak senjata di Kaneyam berawal dari serangan KKB terhadap pos penjagaan TNI.
Tembakan dari KKB kemudian dibalas prajurit TNI yang berjaga dibantu aparat kepolisian. Baku tembak berlangsung sekitar 20 menit.
"Jangan politisasi keberadaan TNI-Polri di Nduga karena yang menjadi korban juga aparat keamanan," ujar Waterpauw. (mjo/wis)