Pantauan CNNIndonesia.com, mahasiswa mulanya memadati titik kumpul Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Sekitar pukul 11.20 WIB, massa aksi mulai longmarch menuju Jalan Gejayan Yogyakarta yang berjarak sekitar 500 meter dari kampus tersebut.
"Hari ini, kita turun ke jalan untuk gagalkan omnibus law!" seru wahyu, salah satu masa aksi dalam orasinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahasiswa mulai bergerak untuk mengikuti aksi menolak Omnibus Law di Gejayan, Yogyakarta. (CNN Indonesia/Sut) |
Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) juga bakal meramaikan aksi. Ketua SBSI Korwil DI Yogyakarta Dani Eko Wiyono mengatakan RUU Omnibus Law tidak boleh sampai disahkan. Aksi juga akan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat. Puncak aksi akan dimulai pukul 14.00 WIB.
Humas Aliansi Rakyat Bersatu (ARB) Kontra Tirano menganggap saat ini sudah waktunya menggelar aksi menolak RUU Omnibus Law. Begitu banyak kejanggalan yang menyudutkan masyarakat, namun menguntungkan masyarakat.
[Gambas:Video CNN]
"Kita harus turun ke jalan untuk menolak dan menggagalkan Omnibus Law," ucap Kontra, Jumat (6/3).
RUU Omnibus Law Cipta Kerja menuai kritik dan penolakan dari banyak pihak. RUU tersebut dinilai tak ramah bagi masyarakat kecil dan tatanan lingkungan.
Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) menyatakan RUU Omnibus Law berpotensi merusak lingkungan jika disahkan. Mereka juga menilai hak rakyat atas lingkungan bakal dikesampingkan demi kepentingan korporasi.
(sut/ain)
