Kasus Pramugari Garuda, Polri Masih Analisis Akun @digeeembok

CNN Indonesia | Kamis, 12/03/2020 13:00 WIB
Polisi menyebut kasus pencemaran nama baik dengan terlapor akun @digeeembok terkait isu pramugari Siwi naik ke tahap penyidikan. Kasus yang dilaporkan pramugari Garuda Siwi Widi Purwanti pada akun @digeeembok naik ke tahap penyidikan. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh pramugari Garuda Indonesia, Siwi Widi Purwanti, dengan terlapor akun Twitter @digeeembok naik ke tahap penyidikan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menuturkan dari hasil gelar perkara, penyidik menemukan unsur pidana dalam kasus itu.

"Sudah selesai gelar perkaranya, saat ini perkara sudah naik ke tingkat penyidikan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (12/3).


Meski telah naik ke tingkat penyidikan, hingga kini polisi masih menganalisis akun twitter @digeeembok. Pemilik akun Twitter itu sampai saat ini belum diketahui identitasnya.

"Masih dianalisa akun ini oleh pihak penyidik," ujar Yusri.

[Gambas:Video CNN]
Pramugari Siwi melaporkan akun Twitter @digeeembok ke Polda Metro Jaya pada 28 Desember 2019 atas dugaan pencemaran nama baik. Laporannya terdaftar dengan nomor LP/8420/XII/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus.

Laporan itu dibuat lantaran akun @digeeembok membuat cuitan yang menyebut Siwi Widi memiliki hubungan spesial dengan salah satu mantan direksi PT Garuda Indonesia.

Terkait laporan itu, polisi telah memeriksa sejumlah saksi. Mulai dari rekan Siwi yang juga sesama pramugari hingga pihak manajemen Garuda Indonesia.

Sebagai pelapor, Siwi juga telah diperiksa pihak kepolisian pada Januari lalu. Pada pemeriksaan itu Siwi dicecar 42 pertanyaan oleh penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya terkait laporan yang dibuatnya.

(dis/arh)