Polisi Selidiki Dugaan Pelemparan Molotov di Pulogadung

CNN Indonesia | Kamis, 12/03/2020 14:14 WIB
Polisi menyelidiki pelemparan bom molotov yang menghanguskan mobil Mercedes dan BMW di dalam garasi di Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur. Ilustrasi. (Thinkstock/flas100)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi tengah menyelidiki peristiwa dugaan pelemparan molotov di sebuah garasi mobil di wilayah Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (12/3).

Kanit Reskrim Polsek Pulogadung AKP Toto Pangestu mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki peristiwa tersebut.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak laboratorium forensik untuk menganalisa barang bukti yang ada di lokasi.


"Masih dalam penyelidikan, kita masih panggil labfor," kata Toto saat dikonfirmasi, Kamis (12/3).

Toto masih belum mau berkomentar banyak ihwal peristiwa itu. Namun, Toto menduga molotov itu dilempar oleh orang tak dikenal.

"Iya diduga begitu [dilempar orang tidak dikenal], [identitas pelaku] belum ketahuan," ujarnya.

Peristiwa dugaan pelemparan molotov itu terungkap saat Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jaktim melakukan upaya pemadaman di lokasi. Saat itu, ada dua unit mobil yang terbakar yakni BMW dengan nomor polisi B 2238 ATI dan Mercedes B 2395 STM.

Kasi Ops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jaktim, Gatot Sulaiman menuturkan peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Sekitar setengah jam kemudian api berhasil dipadamkan.

[Gambas:Video CNN]

Gatot menduga kebakaran itu disebabkan ledakan molotov.

"[Penyebab diduga] bom molotov karena ditemukan dua botol bir dengan sumbu," kata Gatot dalam keterangannya.

Lebih lanjut, disampaikan Gatot, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi ditaksir sekitar Rp500 juta.

(dis/kid)