Polisi Proses Kasus KDRT, Ismed Sofyan Sebut Sudah Mantan

CNN Indonesia | Sabtu, 21/03/2020 03:15 WIB
Pesepakbola Ismed Sofyan, yang segera diperiksa polisi dalam kasus penelantaran, mengaku sudah bercerai dan tinggal sendiri. Ilustrasi KDRT. (Istockphoto/Mixmike)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi bakal memanggil pesepakbola Ismed Sofyan berkaitan laporan yang dibuat oleh istrinya, Cut Rita, tentang dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Namun, pemain Persija Jakarta itu mengaku sudah bercerai dan tinggal sendirian.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Ismed dipanggil dalam kapasitasnya sebagai terlapor untuk dimintai klarifikasi atas laporan tersebut.


"Penyelidik akan memanggil terlapor atau saudara Ismed Sofyan dalam waktu dekat," kata dia, dalam keterangannya, Jumat (20/3).

Pihak pelapor atau istri Ismed telah dipanggil untuk memberikan klarifikasi pada Rabu (18/3) lalu.

Disampaikan Yusri, laporan terhadap Ismed itu telah diterima kepolisian pada 4 Maret.

"Pasal yang dilaporkan bahwa Ismed Sofyan dianggap telah melantarkan lahir dan batin dan melakukan KDRT sejak tahun 2017," tutur Yusri.

Sebelumnya, Cut Rita, melaporkan Ismed ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penelantaran dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) berupa penelantaran.

[Gambas:Video CNN]
"Ini saya laporkan soal penelantaran dan KDRT karena dia (Ismed) enggak tanggung jawab sebagai suami," kata Rita kepada wartawan, Rabu (18/3).

Laporan Rita tersebut diterima kepolisian dengan nomor laporan LP/1482/III/YAN.2.5./2020/SPKT PMJ tanggal 4 Maret 2020. Dalam laporan itu tindak pidana yang dilaporkan yakni Pasal 49 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT.

Dikutip dari akun Instagram-nya, Ismed Sofyan (40) mengungkapkan dirinya dan sang istri sudah berpisah.

"Sejak tahun 2017 saya sudah tidak tinggal lagi serumah dengan mantan Istri saya, dan saya lebih memilih untuk tinggal sendirian," tutur dia, dalam akus ismedsofyan14.

"Tetapi kemudian masih ada saja yang berusaha untuk merusak nama baik saya dan membuat hati keluarga besar saya terluka dan bersedih atas semua tuduhan dan pemberitaan mengenai saya," imbuhnya.

Pemain yang biasa berposisi bek kanan ini pun mengaku tak mungkin berbuat hal yang tak semestinya saat dirinya masih jadi sorotan publik.

"Selama 21 tahun saya meniti karier sebagai pesepakbola, ini tentunya sedikit banyak akan menjadi pusat perhatian dan sorotan publik," ucapnya.

"sehingga bagaimana mungkin saya akan melakukan hal-hal yang bodoh dan yang tidak semestinya dilakukan," tutup dia.

[Gambas:Instagram]

(dis/arh)