Hasil Tes Kedua, Ridwan Kamil Pastikan Negatif Corona

CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2020 13:40 WIB
Hasil Tes Kedua, Ridwan Kamil Pastikan Negatif Corona Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan bahwa dirinya negatif terpapar virus corona (Covid-19). Hal tersebut diketahui berdasarkan pemeriksaan tes proaktif kedua yang dilakukan pada Rabu (25/3).


"Saya pun sudah melakukan tes kedua. Jadi saya sampaikan tes pertama pada 15 Maret, dan tes kedua kemarin hasilnya juga kemarin negatif," ujar Emil di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (26/3).

Emil mengaku gembira dengan hasil tes tersebut. Dengan demikian, dia berharap dapat melanjutkan pekerjaannya sebagai gubernur sekaligus Ketua Umum Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jabar (Pikobar) guna menanggulangi bencana wabah virus ini.


"Jadi warga Jabar pak gubernurnya sehat. Insya Allah bisa menjalankan proses penanggulangan ini dengan sebaik-baiknya," tuturnya.
Emil melakukan pemeriksaan lantaran banyak masyarakat bertanya-tanya ihwal kesehatannya ketika bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjemput 68 anak buah kapal Diamond Princess di Bandara Kertajati Majalengka. Menteri Budi Karya sendiri dinyatakan positif.

Pada tes pertama, dia bersama istri dinyatakan negatif.

Kali kedua Emil melakukan tes ihwal kehadirannya di acara Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) pada 9 Maret di Hotel Swiss Bell Inn, Kabupaten Karawang.

Pasalnya, dalam acara tersebut dari sejumlah kepala daerah yang turut hadir, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dinyatakan positif Covid-19.

[Gambas:Video CNN]


Emil lebih jauh mengatakan, hingga Kamis siang ini terdapat 73 kasus orang positif corona di Jabar. Sebanyak 10 di antaranya meninggal dan lima sembuh.

"Mayoritas warga Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, dan Kota Bekasi. Ring dua di Bandung Raya," kata Emil menjelaskan penyebaran kasus Covid-19.

Dia juga mengatakan bahwa sampai saat ini sudah tiga kepala daerah dinyatakan positif setelah melakukan tes proaktif. Ketiga kepala daerah tersebut yakni Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana.
(hyg/ugo)