KCI Terjunkan Marinir, Jaga Jarak Penumpang di KRL

CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2020 17:51 WIB
Jika ada penumpang yang tidak patuh menjaga jarak di KRL, personel Korps Marinir TNI Al tidak akan segan menegur. Personel Korps Marinir TNI AL bakal diterjunkan untuk menegur penumpang KRL yang tidak menjaga jarak di tengah pandemi coron (Dok. KCI)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memastikan bakal menindak tegas kepada penumpang KRL yang tidak menjaga jarak atau physical distancing. di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba menyatakan pihaknya bekerjasama dengan Korps Marinir TNI AL dan satuan lainnya untuk menegakkan aturan tersebut.

"Tidak hanya petugas kami, tapi kami turunkan marinir. Total petugas pengamanan (gabungan) kami lebih dari 4 ribu orang," kata Anne kepada CNNIndonesia.com, Jumat (27/3).


Di dalam kereta, kata dia, petugas dan personel Marinir proaktif melakukan pengumuman kepada masyarakat. Mereka juga tak segan menegur para pengguna yang tidak menjaga jarak satu sama lain.

Selain itu, Anne menjelaskan PT KCI juga telah berulang kali mengimbau agar penumpang untuk menjaga jarak. Namun ia menyatakan hal itu tidak akan efektif jika tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk melakukan physical distancing.

"Kembali lagi kesadaran tinggi perlu karena announcement selalu kami lakukan. KCI enggak bisa sendirian harus saling support," jelas dia.

[Gambas:Video CNN]

Anne mengklaim penumpang KRL tidak banyak pada Jumat (27/3). Cenderung lengang. Terutama jurusan Stasiun Kota-Bekasi. Anne memperlihatkan foto gerbong yang lengang dan ada petugas yang berjaga.

"Postingan dari pelanggan Bekasi kebanyakan (kondisi kereta) kosong sore ini," tutup dia.

Data terakhir yang dimilki oleh PT KCI menyatakan penumpang KRL turun drastis hingga 70 persen. Per Jumat (27/3), KCI hanya mengangkut 250 ribu hingga 300 ribu penumpang, tak seperti biasanya yang mencapai 1 juta penumpang per hari.

"Jadi perlu diedukasi banyak KRL kosong dan enggak perlu khawatir lakukan social distancing cek jadwal keretanya," beber dia.

Virus corona sendiri sejauh ini telah menginfeksi 1.046 orang di Indonesia per Jumat (27/3). Telah ada 78 orang di antaranya meninggal dunia dan 35 orang dinyatakan sembuh.
(ctr/bmw)