"7 orang di antaranya di Surabaya, Magetan 1 orang, Sidoarjo tambah lagi 1 orang, Gresik 1 orang, dan Kota Kediri 1 orang," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya Sabtu (28/3).
Khofifah mengatakan Kota Kediri menjadi daerah terjangkit baru di Jawa Timur. Itu artinya Kediri kini menyusul kabupatan/kota lain yang lebih dulu berstatus zona merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kota Malang 3 orang, Gresik 2 orang, Situbondo 2 orang, Kabupaten Kediri 2 orang, Kota Kediri 1 orang, Batu 1 orang, Lumajang 1 orang, Jember 1 orang, Blitar 1 orang.
Tak hanya jumlah pasien positif yang meningkat, pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) di Jatim pun mengalami penambahan yang signifikan.
[Gambas:Video CNN]
"Kemudian dari hasil tracing hari ini yang tercatat PDP ada 307 orang, dan ODP ada 4.568 orang di seluruh Jatim," ujarnya.
Khofifah mengingatkan masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan, dengan mematuhi imbauan physical distancing, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Ia pun mengaku telah menjalin koordinasi dengan Forkopimda di tingkat provinsi hingga di level terbawah yakni kecamatan hingga desa agar terus melakukan langkah-langkah pencegahan penularan covid-19.
"Posisi ini harus Forpimda berseiring, harus sama-sama berikhtiar, sama-sama melakukan langkah-langkah pencegahan agar efektif lagi. Salah satunya adalah mengimbau warga agar tak keluar rumah, kecuali untuk sesuatu yang sangat penting," kata dia. (frd/ain)