DPR Minta Pemerintah Optimalkan Peran TNI-Polri Atasi Corona

CNN Indonesia | Senin, 30/03/2020 22:42 WIB
DPR menilai TNI-Polri bisa ikut membantu secara aktif untuk menangani wabah virus corona yang semakin masif di Indonesia. Ilustrasi (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi meminta pemerintah mengoptimalkan peran TNI dan Polri dalam penanggulangan penyebaran virus corona (Covid-19).

Menurutnya, langkah tersebut perlu diambil pemerintah karena masih banyak masyarakat yang belum mengikuti imbauan pemerintah untuk menjaga jarak atau physical distancing dalam mencegah penularan virus corona.

"Peningkatan pasien dalam pengawasan pada setiap harinya ini membuktikan masih banyak masyarakat yang belum melakukan physical distancing dan masih banyak yang keluar rumah," kata Bobby dalam keterangan tertulis yang diterima CNNINdonesia.com, Senin (30/3).


Bobby berharap peningkatan peran TNI dan Polri membuat masyarakat mengikuti imbauan pemerintah untuk menjaga jarak di tengah wabah virus corona.

Menurut Bobby, sampai saat ini juga belum ada anggota TNI dan Polri yang aktif di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Kehadiran TNI dan Polri merupakan bentuk ketegasan pemerintah dalam melakukan pencegahan penyebaran Covid-19," ujarnya.

Senada, anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai NasDem Willy Aditya menyatakan sudah saatnya TNI dilibatkan dalam penanganan penyebaran virus corona.

Menurutnya, pelibatan TNI merupakan hal penting karena penyebaran virus corona terkait masalah ketahanan nasional.

"Wabah ini bukan soal kesehatan semata, melainkan juga soal ketahanan nasional. Jadi aspek-aspek di luar kesehatan juga harus jelas mitigasi dan antisipasinya," kata Willy.

Willy menyatakan pelibatan TNI ini tak bisa dilepaskan dari rencana pemerintah menerapkan kebijakan karantina wilayah. Namun, kata Willy, pelibatan anggota TNI dalam penanganan virus corona harus didukung dengan regulasi agar memiliki dasar hukum yang kuat.

"Saya yakin pemerintah tidak akan gegabah terkait hal ini," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pada Senin (30/3), jumlah pasien positif mencapai 1.414 jiwa. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 122 orang dan 75 orang dinyatakan sembuh. (mts/fra)