Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pihaknya lebih memilih untuk menggalang donasi dari jajarannya untuk mengatasi penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Kebijakan donasi itu sudah disampaikan Idris sebelumnya, pada Minggu (29/3) lalu.
"Terkait Gubernur Jawa Barat mengimbau kepada bupati dan wali kota untuk turut memotong gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk penanggulanganan Covid-19, pandangan Pemerintah Kota Depok sudah disampaikan," kata Idris lewat keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (1/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai wujud solidaritas sesama pegawai, kebijakan donasi diawali dari para Kepala OPD (Kepala Dinas, Kepala Badan, Kasat, Kepala Kantor dan Camat) serta Para Kepala Bagian di Setda, agar menyisihkan sebagian rezekinya untuk tambahan kesejahteraan tenaga kesehatan," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Sementara, sebanyak 3.102 helai masker dari Pemprov Jabar juga sudah didistribusikan kepada tujuh Puskesmas. Selain itu, pihaknya saat ini baru akan mendistribusikan alat kesehatan lain berupa Alat Perlindungan Diri (APD) ke sejumlah rumah sakit, Puskesmas, dan layanan kesehatan lainnya di Kota Depok.
"Beberapa kebutuhan seperti APD, Masker, dan alat rapid test yang direncanakan oleh Pemkot Depok dan saat ini sebagian baru datang, dan akan segera didistribusikan, baik ke Rumah Sakit, Puskesmas dan SPGDT (Sistem Penaggulangan Pasien Gawat Darurat) 119," katanya.