"Iya, berdasarkan informasi Dinkes, rapid test dipindah ke Jalak Harupat. Pelaksanaan tetap dilakukan hari ini juga," ucap Ketua Gugus Tugas Covid-29 Kota Bandung Ema Sumarna, Kamis (2/4).
Pemerintah Kota Bandung akan menyelenggarakan rapid test corona secara massal di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Rapid test akan dilakukan selama dua hari, yakni 2-3 April.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selama dua hari mungkin ada sekitar 600-an. Dilanjutkan lagi nanti Minggu depan, harinya ini yang belum kita tentukan," kata Ema dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4).
Namun belakangan warga menolak kegiatan rapid test tersebut.
Insert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
Kapolsek Gedebage Polrestabes Bandung Komisaris Oesman Imam mengatakan penolakan dari warga sekitar tersebut terjadi pada siang kemarin bertepatan dengan persiapan penyelenggara rapid test. Menurutnya, warga sekitar menolak karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.
"Warga menyebut pemberitahuannya mendadak, kurang sosialisasi," kata Oesman.
Warga yang menolak tersebut sempat mendatangi Stadion GBLA.
"Sedang dilaksanakan persiapan alat-alat untuk rapid test oleh Dinas Kesehatan, kemarin. Sudah pasang spanduk, meja kursi, hand sanitizer, dan yang lainnya," ujarnya.
[Gambas:Video CNN] (hyg/pmg)
