Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan pihaknya juga akan menggandeng para pedagang pasar tradisional karena barang-barang mereka akan dibeli.
"Sembako akan dibeli dari pasar. Pembelian (sembako) dari pasar yang didukung Bulog. Nanti barang bantuannya dikirim PT Pos yang dilengkapi para ojol," ujar Emil di Gedung Pakuan, Jumat (3/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total ada Rp16,2 triliun yang disiapkan pemerintah Jabar. Namun, anggaran sebesar Rp13 triliun akan digunakan untuk proyek padat karya yang diperuntukkan bagi mereka yang di-PHK akibat pandemi corona.
Adapun biaya Rp3,2 triliun yang akan dibagikan akan berbentuk sebagian uang tunai dan dua pertiga dikonversi sembako. Nilainya sebesar Rp500 ribu per kepala keluarga.
Anggaran tersebut untuk mengisi 25-45 persen ekonomi masyarakat terbawah. Karena untuk masyarakat urutan ekonomi 0-25 persen sudah ditanggung kartu sembako dan PKH dari pemerintah pusat.
"Untuk sebagian kabupaten/kota saya apresiasi mereka berniat untuk menambahi kekurangan-kekurangan jika memungkinkan," ujar Emil.
[Gambas:Video CNN]
Mantan wali kota Bandung ini menargetkan penyaluran bantuan kepada warga terdampak Covid-19 bisa terlaksana secepatnya.
Data diambil dari situs pantau Covid-19, pikobar.jabarprov.go.id, Jumat (3/4) pukul 14.00 WIB, kasus positif virus corona di Jawa Barat bertambah menjadi 223 orang. Dari jumlah itu ada 25 orang meninggal dunia dan 11 orang dinyatakan sembuh. (hyg/wis)