Total 334 Pasien Positif Corona Dirawat di Wisma Atlet

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 15:08 WIB
Total 334 Pasien Positif Corona Dirawat di Wisma Atlet RS Darurat Wisma Atlet. (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA).
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona (Covid-19) yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta hingga hari ini, Kamis (9/4), tercatat mencapai 334 orang. Jumlah itu bertambah 16 orang dari Rabu (8/4) kemarin yang berjumlah 318 orang.

"Pasien positif Covid-19 bertambah 16 pasien menjadi 334 pasien," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono melalui pesan singkat, Kamis (9/4).

Yudo mengatakan meski pasien positif bertambah, namun jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) yang dirawat berkurang. Terkini, RS Darurat Wisma Atlet merawat 138 PDP dan 50 ODP. Sebelumnya pada Rabu (8/4), 150 PDP dan 59 ODP yang dirawat.


"PDP berkurang 12 orang, juga ODP berkurang 9 orang," tambahnya.


Dihubungi secara terpisah, Wakil Panglima Kogasgabpad RSD Wisma Atlet Brigjen TNI M Saleh Mustafa menyatakan puluhan orang dari kategori PDP dan ODP per hari ini telah mengantongi izin untuk pulang.

Mereka yang pulang diwajibkan menjalani masa isolasi mandiri minimal 14 hari sesuai dengan masa inkubasi virus corona.

"Per jam 08.00 WIB tadi ada 32 orang pulang untuk isolasi mandiri," terangnya.

Ia juga menegaskan hari ini tidak ada pasien yang dirujuk ataupun pasien meninggal dunia.


Sementara itu, sesuai data Pemerintah Pusat, hingga Rabu (7/4) sore, total keseluruhan positif di Indonesia berjumlah 2.956 orang. 240 orang di antaranya meninggal dunia dan 222 orang dinyatakan sembuh.

Tambah Tiga Tower

Sementara itu Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid menambahkan, RS Darurat Wisma Atlet tengah menyiapkan tiga tower tambahan untuk memfasilitasi tenaga medis dan ruang perawatan pasien virus corona.

Penambahan tersebut merespons angka pasien terkait Covid-19 yang mengalami peningkatan setiap harinya. Dengan penambahan tiga tower tersebut, terhitung kini RSD Wisma Atlet memiliki tujuh tower dengan fungsi dan porsi masing-masing.

"Kementerian PUPR akan kembali mempersiapkan dan merenovasi tiga tower tambahan yakni tower 2, 4 dan 5 Wisma Atlet Kemayoran sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19," kata Khalawi melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (9/4).


Lebih lanjut Khalawi menyatakan penambahan tower merupakan proyek pembangunan tahap kedua pada Wisma Atlet. Tiga tower yang akan dibangun dikhususkan untuk ruangan rawat inap pasien covid-19 dan hunian untuk tenaga medis.

"Peruntukkan tower 2 nantinya akan dihuni para dokter dan perawat. sedangkan tower 4 dan 5 akan diperuntukkan sebagai ruang rawat inap pasien," kata Khalawi.

Ia menyebut tower 2 memiliki kapasitas 886 unit kamar dengan masing-masing berisi tiga tempat tidur dan mampu menampung 2.458 tenaga medis. Sedangkan fasilitas di tower 4 dan 5 juga sama, punya 886 unit kamar dengan tiap kamar memiliki tiga tempat tidur dan mampu menampung 2.458 pasien.

Selain itu, Khalawi mengaku pihaknya juga akan melakukan sejumlah perubahan fungsi bangunan di RS Darurat Wisma Atlet, yakni peningkatan fungsi tower 6 yang tadinya Ruang Rawat Inap menjadi rumah sakit.

Pada tower 6 di lantai 1 akan dibangun Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), lantai 2 akan dibangun Ruang Intensive Care Unit (ICU), dan lantai 3 sebagai Ruang Pemulihan. 


"Kami memperkirakan pekerjaan persiapan tambahan tiga tower untuk RS Darurat Covid-19 ini akan selesai pada pekan depan yakni sekitar hari Sabtu tanggal 18 April 2020 mendatang," tandasnya.

Sebelumnya, empat tower di Wisma Atlet telah dioperasikan terlebih dahulu untuk menangani pasien Covid-19, yang terdiri dari tower 1 sebagai Posko Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tower 3 untuk tempat tinggal para Dokter dan perawat serta tim paramedis. Tower 6 dan tower 7 diperuntukkan untuk RS Darurat Covid-19. (kha/osc)

[Gambas:Video CNN]