KRL Dibatasi, Penumpang Menumpuk di Stasiun Bogor

CNN Indonesia | Senin, 13/04/2020 07:49 WIB
Penumpang menumpuk di sejumlah stasiun seperti Bogor dan Bojonggede. Penumpukan terjadi karena pembatasan kereta saat PSBB diterapkan di Jakarta. Masih terjadi penumpukan penumpang di stasiun KRL meski PSBB sudah berlaku di Jakarta (CNN Indonesia/Tri Wahyuni+
Jakarta, CNN Indonesia -- Penumpukan penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) yang ingin menuju Jakarta terjadi di sejumlah stasiun di Kabupaten Bogor pada Senin pagi (13/4). Padahal, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna menekan penyebaran virus corona sudah berlaku sejak sejak Jumat lalu (10/4).

Vice President Corporate Communications PT Kereta Commuterline Indonesia, Anne Purba mengatakan penumpukan terjadi karena pembatasan waktu operasi KRL saat PSBB.

"Kalau tadi pagi Bogor dan Bojonggede ya, saat ini sudah landai. Ada beberapa antrean di Bogor. Kan operasionalnya yang biasanya dimulai jam 04.00 WIB, ini dimulai 06.00 WIB sesuai PSBB DKI," kata Anne saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (13/4).


Anne mengatakan pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin menerapkan instruksi PSBB. Namun hal ini masih terjadi karena banyak orang yang masih bekerja ke kantor masing-masing.
Dia menegaskan KCI tidak bisa bekerja sendiri dalam mengurangi penumpukan penumpang di tengah pemberlakuan PSBB. Anne menekankan peran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam urusan ini.

"KCI operator transportasi yang pasti sudah mengupayakan menurunkan 4.000 lebih petugas di 80 stasiun dengan bantuan Marinir. Sekarang bagaimana dengan support Pemda atas implementasi PSBB?" kata Anne menutup pembicaraan.

Sebelumnya, DKI Jakarta resmi menerapkan PSBB pada Jumat (10/4). Sejumlah pembatasan dibuat, termasuk operasional angkutan umum di Ibu Kota.

PT KCI sendiri membatasi operasional hanya pada 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Jumlah penumpang di setiap gerbong pun dibatasi hanya 60 orang.
Mereka menyebut jumlah penumpang sudah berkurang drastis sejak imbauan social distancing. Kini KCI masih melayani 200 ribu orang per hari dari biasanya 1,1 juta per hari.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mewajibkan seluruh perusahaan untuk menghentikan kegiatan di tempat kerja selama PSBB berlaku guna menekan penyebaran virus corona.

Itu tidak berlaku bagi kantor instansi pemerintah dan daerah, kantor perwakilan diplomatik, BUMN, BUMD, perusahaan di bidang kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan, logistik, konstruksi, pelayanan dasar serta industri strategis.
(dhf/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK