Tak tampak pula penjagaan di pintu masuk atau keluar kota, serta nihil razia dari aparat kepolisian terhadap kemungkinan pelanggaran aturan PSBB oleh pengendara.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, kawasan Tugu Kujang, di Kota Bogor, tak seramai biasanya. Pada hari kerja maupun saat akhir pekan sebelum PSBB, daerah simpang tiga pertemuan Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Raya Pajajaran, dan Jalan Raya Bogor-Sukabumi, itu biasanya dipadati kendaraan pribadi maupun angkot di ketiga jalurnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di wilayah ini, tak terlihat penjagaan ketat dan razia dari kepolisian atau pun Dinas Perhubungan.
Suasana Tugu Kujang tak seramai biasanya. (CNN Indonesia/Yoko Sari) |
Sementara itu, tampak pos penjagaan atau check point berwarna biru-putih yang diisi oleh petugas Dishub setelah exit tol Baranangsiang. Tak tampak aparat kepolisian. Para petugas kebanyakan terlihat tengah duduk atau melayani warga.
Beberapa pengendara sepeda motor yang membonceng penumpang beberapa kali lalu-lalang di lokasi itu. Petugas tak menyetop mereka.
Terminal dan Pasar
Efek hari pertama PSBB terasa di terminal bus Baranangsiang. Terlihat setidaknya empat bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang bersiap di jalur keberangkatan. Dua yang terdepan adalah bus jurusan Bogor-Tanjung Priok dan jurusan Bogor-Bandung.
Terminal bus Baranangsiang sepi penumpang. (CNN Indonesia/Yoko Sari) |
Suasana yang sama terjadi di Pasar Suryakencana, Bogor. Tak banyak pengunjung yang datang, termasuk di bagian sembako yang ada di lantai dasar dan basement. Para penjual lebih banyak berinteraksi dengan sesama dan bermain ponsel.
Bilik sanitasi atau ruang penyemprot disinfektan yang disediakan pun tak ada yang menggunakan.
Sebelumnya, PSBB di Bogor, Depok, Bekasi resmi diberlakukan hari ini, Rabu (15/4). Status ini membuat wilayah Bodebek mengetatkan aturan, termasuk dalam hal transportasi. Namun, tak ada pelarangan arus keluar masuk kota.
(yns/arh)
Suasana Tugu Kujang tak seramai biasanya. (
Terminal bus Baranangsiang sepi penumpang. (CNN