Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan bantuan diserahkan melalui Tim Pelayanan Monitoring (Pamor) dengan koordinasi lurah atau camat setempat.
"Akan dibagikan oleh Tim Pamor di wilayah sesuai data yang telah dikoordinasikan dari pihak RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan di Kota Bekasi di luar data DTKS [Data Terpadu Kesejahteraan Sosial] Kementerian Sosial," ujar Rahmat melalui akun Instagram @bangpepen03, Sabtu (18/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rahmat menjelaskan sembako itu berisikan beras 5 kilogram, sarden, minyak, mi instan, biskuit, serta kecap dan saus. Ia meminta kepada jajarannya agar pemberian bantuan ini tepat sasaran.
"Saya berharap semua ini dikontrol pertama-tama RT, RW, tokoh masyarakat, jangan sampai ada yang overlap, jangan sampai double-double. Kasihan. Lebih baik ini kita distribusikan merata," ucap dia.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Menindaklanjuti persetujuan Menteri Kesehatan, keputusan PSBB Kota Bekasi tertuang dalam Surat Keputusan Wali Kota Bekasi tertanggal 12 April, dengan masa pelaksanaan 15 hingga 28 April 2020.
Selain itu, segala pelayanan publik di bidang perizinan dan nonperizinan di Kota Bekasi akan dihentikan selama PSBB berlangsung. "Kecuali pelayanan kesehatan dan atau pelayanan tertentu yang dikecualikan," ujarnya. (ryn/dea)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian