"Warga salah satu Kampung itu membuat pembatasan-pembatasan tapi kemudian warga yang lain yang melintasi area itu juga tidak menerima," ujar Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw, Senin (20/4).
"Yang mengakibatkan penggunaan kekuatan tangan yang terus menimbulkan korban luka yang akhirnya berkembang menjadi konflik antarkampung," kata Paulus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
"Akibat kejadian tersebut beberapa rumah hangus terbakar dan rusak berat. Sementara itu korban ada korbam jiwa dan beberapa korban mengalami luka-luka juga," lanjut dia.
Hingga saat ini, setiap elemen pemerintahan dan juga aparat keamanan masih berada di lapangan untuk menengahi perseteruan antar kedua pihak tersebut. Menurut dia, meskipun situasi sudah kondusif, namun masih terdapat beberapa pembahasan yang belum terselesaikan. (mjo/ain)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian