"Tanggal 24 April kita juga berharap 400 ribu reagen bisa kita terima," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Kamis (23/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuri menuturkan dalam beberapa hari terakhir pemerintah terus berupaya menyediakan alat tes corona. Kemarin, kata dia, pemerintah telah mendatangkan 15 ribu reagen dari Korea Selatan.
"Tugas selanjutnya mendistribusikan (alat) kepada laboratorium yang mampu dan memenuhi syarat lakukan test sehingga pengujian sampel secara masif bisa kita lakukan," katanya.
Ada cukup banyak laboratorium di Indonesia yang mampu melakukan tes PCR. Persoalannya, laboratorium-laboratorium kerap kekurangan reagen sehingga tes corona terhambat.
Kekurangan reagen juga menghambat penanganan pasien terkait virus corona. Dalam beberapa kasus, ada pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia ketika hasil tesnya belum keluar.
Jumlah kasus positif itu bertambah 357 orang dari sehari sebelumnya berjumlah 7.418 orang. (ndn/wis)