Update Corona Jatim 29 April: 871 Kasus, 17,78 Persen Sembuh

CNN Indonesia | Rabu, 29/04/2020 22:06 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebut ada tambahan 16 kasus baru Corona hari ini. (CNN Indonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia -- Kasus positif Virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur, hingga Rabu (29/4), mencapai 871 orang dengan tambahan 16 pasien baru.

"Hari ini kita bisa lihat ada 16 positif baru yang terkonfirmasi positif, jadi totalnya 871 orang," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (29/4).

Ia merinci sebaran 16 pasien baru tersebut antara lain 2 oran dari Surabaya, 2 dari Sidoarjo, 1 dari Gresik, 4 dari Kabupaten Malang, 2 dari Lumajang, 1 dari Kota Mojokerto, 3 Pamekasan dan 1 dari Tuban.


Selain itu, hari ini tercatat ada tambahan 5 pasien yang terkonversi negatif atau dinyatakan sembuh. Rinciannya yakni 4 pasien dari Surabaya dan 1 pasien dari Magetan.

Walhasil, total pasien di Jatim yang telah dinyatakan sembuh mencapai 157 orang. Artinya rasio kesembuhannya mencapai 17,78 persen.

[Gambas:Video CNN]
"Saya juga ingin menyampaikan kembali terima kasih kepada tim dokter yang hari ini ada tambahan lagi yang sembuh. Ada 5 orang yang sembuh 1 dari Magetan dan 4 dari Surabaya," kata Khofifah.

Mantan Menteri Sosial RI itu juga mengungkap soal tambahan 2 pasien yang meninggal; 1 pasien dari Lamongan dan 1 dari Surabaya. Kini, total yang meninggal menembus 97 orang atau rasio kematiannya 11,14 persen.

"Kita berduka bahwa kembali ada dua orang yang meninggal, satu dari Lamongan dan satu dari Surabaya. Dengan demikian yang meninggal ada 97 orang, yang setara dengan 11, 14 persen," kata Khofifah.

Sementara itu untuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat ada 2.986 orang, yang diawasi 1.550. Sisanya sebanyak 1.176 selesai diawasi, 260 dinyatakan meninggal dunia.

Kemudian untuk orang dalam pemantauan (ODP) tercatat ada sebanyak 19.051, yang masih dipantau hanya 5.502, lalu 13.491 selesai dipantau dan 58 dinyatakan meninggal dunia.

(frd/arh)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK