Kepala Seksi Imunisasi dan Surveillance Dinas Kesehatan Sumatera Selatan Yusri mengatakan, hingga Kamis (7/5), terdapat 1.478 sampel yang ada di BBLK Palembang. Jumlah tersebut naik 224 sampe dari hari sebelumnya, Rabu (6/5) sebanyak 814 sampel.
Dari 1.478 sampel, 227 diantaranya positif Covid-19, 213 negatif, dan sisa 1.038 sisanya masih dalam proses pemeriksaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada empat daerah lain yang mengirim sampelnya ke Palembang. Sampel baru yang masuk jadi lebih banyak dibandingkan kapasitas periksa. Sehari hanya bisa periksa sekitar 254 sampel, yang masuk setiap harinya bisa lebih dari itu," ujar Yusri.
"Untuk reagen memang sempat kehabisan tapi sekarang sudah tidak masalah. Sekarang ini alat centrifuge-nya yang kapasitasnya terbatas. Gugus Tugas sekarang akan membeli alat barunya," ungkap dia.
Kelebihan alat swab baru ini dapat memeriksa sampel lebih banyak dari yang dimiliki Sumsel sebelumnya. Alat ini akan diberikan ke RS Pusri Palembang sehingga diperkirakan akan beroperasi dalam waktu dekat.
"Kelebihannya punya kapasitas periksa sampel 300 dalam sehari. Alatnya sudah sampai, sedang kita siapkan alat pendukung dan ruangan. Kira-kira satu pekan lagi bisa digunakan," ujar Yuwono.
"Untuk PCR yang di RS Pusri ini dikhususkan untuk pemeriksaan sampel Sumsel saja, karena alat untuk Lampung juga akan beroperasi di laboratorium Bandar Lampung, Babel di RS Bakti Timah Pangkal Pinang," kata dia. (idz/bmw)