Layanan keberangkatan itu hanya dibuka di Terminal Pulogebang berdasarkan surat edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020.
Selama dua hari beroperasi, tercatat ada lima orang penumpang yang telah diberangkatkan dari Terminal Pulogebang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak semua bus yang ada di sini difasilitasi sebagai tenaga pengangkut. Yang tercatat di kami ada 38 PO yang diizinkan, kurang lebih 300 bus," ucap dia.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan layanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk Jabodetabek di tengah pandemi ini hanya terdapat di Jakarta Timur.
"Layanan bus AKAP Jabodetabek itu hanya di terminal Pulogebang," kata Syafrin saat dihubungi, Minggu (10/5).
Sebelum Sabtu (9/5)Terminal Terpadu Pulogebang Jakarta Timur tak lagi melayani operasional bus AKAP sejak Jumat (24/4). Namun untuk operasional bus dalam kota dan bus dengan rute di dalam wilayah Jabodetabek masih beroperasi.