Doni Akui Usia di Bawah 45 Tahun Berisiko Tularkan Corona

psp, CNN Indonesia | Selasa, 12/05/2020 13:40 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo mengatakan mendapat permintaan dari sejumlah kepala daerah yang wilayahnya mengalami kekeringan untuk membuat hujan buatan, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (15/7). Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengakui kelompok muda di bawah usia 45 tahun berisiko menularkan virus corona. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengakui kelompok muda usia di bawah 45 tahun berisiko menularkan virus corona (Covid-19). Namun, menurutnya, tingkat kematian kelompok ini masih lebih kecil dibandingkan kelompok usia 60 tahun ke atas.

"Kekhawatiran apabila kelompok 45 tahun ini menjadi berisiko (menularkan virus corona) itu betul, sangat betul. Kelompok 45 tahun ini relatif adalah orang yang memiliki mobilitas tinggi, mereka sebagian adalah pekerja," ujar Doni dalam jumpa pers, Selasa (12/5).
Pernyataan ini bertentangan dengan yang disampaikan Doni kemarin, bahwa kelompok usia di bawah 45 tahun tak rentan terpapar corona. Oleh karena itu, mereka diizinkan tetap bekerja di tengah pandemi demi menekan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Meski demikian, Doni menekankan agar kelompok usia di bawah 45 tahun ini tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan kepada keluarga maupun orang lain yang berada di sekitarnya.


Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu juga meminta kelompok usia ini tetap menjaga jarak dengan keluarga maupun orang sekitar dan selalu menjaga kebersihan ketika memasuki rumah usai bekerja.

"Di rumah pun harus mampu melakukan protokol kesehatan, jaga jarak termasuk ketika akan memasuki rumah, melepas sepatu, melepas barang-barang yang dapat membahayakan penghuni rumah lainnya. Ini harus kita ingatkan," katanya.

Menurut Doni, risiko penularan virus corona bisa terjadi pada kelompok usia berapa pun. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar tetap menjalankan protokol kesehatan dan menjaga jarak di mana pun berada.

"Apakah yang di atas 46 tahun, atau termasuk yang di bawah 45 tahun harus betul-betul memahami bahwa mereka adalah orang-orang yang berisiko menulari kepada keluarga yang lain," ujarnya.

Sebelumnya, Dono mempersilakan warga berusia di bawah usia 45 tahun untuk tetap bekerja di tengah pandemi virus corona. Ia menilai kelompok usia di bawah 45 tahun ini tak rentan terpapar Covid-19. Secara fisik, kebanyakan mereka yang berusia di bawah 45 tahun sehat dan memiliki mobilitas tinggi.

Berkaca dari data gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, masyarakat di bawah usia 45 tahun ini justru menjadi penyumbang kasus positif virus corona terbanyak di Indonesia.

Gugus tugas membagi pasien positif virus corona dalam beberapa kelompok umur, yakni 0-5 tahun, 6-17 tahun, 18-30 tahun, 31-45 tahun, 46-59 tahun, dan 60 tahun atau lebih.

Dari data tersebut, jumlah pasien positif pada usia 31-45 tahun sebanyak 4.123 orang. Sementara jumlah pasien positif pada usia 18-30 tahun sebanyak 2.696 orang. Dengan demikian pasien positif dalam dua kelompok umur tersebut mencapai 6.819 orang atau 47,8 persen dari total kasus positif.

Sebagian besar dari mereka menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri serta telah dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona. Sementara pasien pada dua kelompok umur tersebut yang meninggal dunia sebanyak 14,1 persen.

Hingga Senin (11/5), jumlah kasus positif virus corona di Indonesia secara kumulatif mencapai 14.265 orang. Dari jumlah itu, 2.881 orang dinyatakan sembuh, 991 orang meninggal dunia, dan 10.393 orang dalam perawatan. (fra)

[Gambas:Video CNN]