"Pemerintah tidak lakukan relaksasi sedikit pun terkait PSBB. Kita disiplin, teliti, memaksimalkan apa yang bisa dilakukan di konteks PSBB," kata dia, saat melakukan siaran pers di Gedung Graha BNPB, Jakarta, Kamis (14/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan bebaskan mereka dari protokol kesehatan ini justru memperketat," dia menambahkan.
Ia pun mengklaim mengizinkan warga di bawah 45 tahun yang tak memiliki riwayat masalah kesehatan untuk tetap bekerja bukan merupakan pelonggaran PSBB.
"Alangkah baiknya kita tempatkan kelompok muda dengan imunitas baik diberi kesempatan jalankan roda ekonomi," kata dia.
Yuri juga meminta masyarakat bersiap dengan kehidupan 'normal baru' yang berbeda dari sebelumnya. Hal itu tentunya berpatokan pada pola hidup bersih dan prosedur Covid-19.
"Kebiasaan baru harus dilakukan dikerjakan kita harus terbiasa dengan pola hidup bersih dan sehat," kata Yuri.
Lagi pula kata dia, virus corona sejatinya bukan hanya masalah yang terjadi di satu kota atau satu negara.
Dia bilang semua negara di dunia mengalami persoalan yang sama yakni invasi virus yang hingga saat ini belum ditemukan obatnya. Oleh karena itu, Indonesia menerapkan aturan PSBB yang harus jadi komitmen bersama.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Sebelumnya, sejumlah pemerintah daerah hendak melonggarkan PSBB karena ada penurunan kasus virus corona. Misalnya, Pemprov Jabar dan Pemkot Tegal.
(tst/arh)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian