Kembali bekerjanya ASN di NTT tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Gubernur NTT Viktor Laiskodat tentang pengaktifan kembali seluruh aktivitas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di lingkup wilayahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marius mengatakan, kebijakan itu diambil karena Pemprov NTT saat ini bisa mengendalikan penyebaran virus corona (Covid-19).
"[Kondisi] bisa tetap dikendalikan. Makanya kami siap bekerja lagi," ucap Marius.
![]() |
Marius berpendapat Pemprov NTT tidak perlu menunggu balasan dari Pemerintah Pusat mengenai kebijakan yang akan diterapkan pada pekan depan tersebut.
"Enggak harus ada balasan, kan tembusan untuk pemberitahuan," ucap dia.
Lebih lanjut, dalam surat edaran itu disebutkan bahwa guru atau tenaga kependidikan pada jenjang SMA, SMK, dan SLB, diatur tersendiri serta disesuaikan dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah.
"Hal-hal lain yang berkaitan dengan kenyamanan bekerja, diatur oleh masing-masing Kepala Perangkat Daerah dan melaporkan pengaturannya kepada Sekretaris Daerah Provinsi NTT," demikian bunyi poin 4 surat edaran tersebut.
Di luar kebijakan tersebut, jumlah kasus konfirmasi positif berdasarkan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di NTT pada Rabu (13/5), sebanyak 19 kasus. Dari jumlah itu, total sembuh 1 orang dan 0 meninggal dunia.
Selang satu hari kemudian, Kamis (14/5), NTT nihil penambahan kasus positif corona. Hanya saja tercatat 1 orang meninggal dunia. (ryn/sur)
