Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Ossy Dermawan mengkritisi sikap para tokoh yang hadir dalam konser lantaran tak menjaga jarak satu sama lain. Dia mengetahui itu lewat foto yang diunggah anggota BPIP Benny Susetyo.
"Nyuruh rakyat untuk cegah penyebaran virus corona dengan jaga jarak, tapi dari foto konser MPR-BPIP ini sama sekali tidak diterapkan physical distancing," ujarnya lewat akun Twitter @OssyDermawan, Senin (19/5).
Kritik serupa diutarakan akun @ekamulyana1408 menyayangkan sikap BPIP yang berkumpul di tengah pandemi corona. Padahal selama ini warga telah berupaya menekan laju penyebaran virus tersebut dengan berada di rumah saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kritik juga disampaikan jurnalis senior Farid Gaban. Dia lebih menyoroti langkah BPIP yang menggelar konser untuk menggalang dana. Menurutnya, pemerintah tak beda jauh dengan yayasan yang mengumpulkan dana bantuan.
[Gambas:Twitter]
BPIP menggelar konser amal penggalangan dana bersama MPR dan BNPB bertajuk "Berbagi Kasih Bersama Bimbo, Bersatu Melawan Corona" pada Minggu (17/5) malam.
Konser ini dihadiri sejumlah selebritas hingga Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Ketua KADIN Roesan Roslani. Konser itu sempat dibuka pula melalui video oleh Presiden Joko Widodo.
"Kita tunjukkan bahwa kita mampu, kita tunjukkan kepedulian pada sesama, terutama yang terdampak covid. Jagalah diri kita, peduli dengan di sekitar kita dan bersama-sama perangi pandemi Covid," ucapnya.
Dalam konser itu juga dilelang motor listrik Gesits yang selama ini kerap digunakan Jokowi. Motor itu laku oleh seorang pengusaha Jambi senilai Rp2,5 miliar. Hasil lelang motor tersebut akan digunakan untuk membantu warga terdampak corona.
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan konser virtual "Berbagi Kasih Bersama Bimbo" bertujuan untuk membantu para seniman dan para pekerja seni serta kelompok masyarakat lainnya terdampak covid-19.
Dilansir dari Antara, Bambang mengatakan partisipasi para pejabat tinggi negara di konser tersebut menunjukkan bahwa kekompakan, sikap solid, dan negara tak melupakan para seniman dan pekerja seni, para petani dan para peternak, guru mengaji dan marbut masjid, serta kelompok masyarakat lainnya yang terdampak corona.
-----
Catatan redaksi: Sebelumnya di dalam berita tercantum nama-nama artis yang tampil di konser Bersama Jaga Indonesia yang digagas Kita Bisa dan diselenggarakan pada 16 Mei. Daftar artis tersebut dikoreksi karena tidak terlibat dalam konser BPIP pada 17 Mei dalam berita di atas. Redaksi memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
(psp/bmw)