Jubir Covid-19 RS Royal Surabaya, dr Dewa Nyoman Sutanaya mengatakan, Ari mengembuskan napas terakhir pada Senin (18/5), usai beberapa hari menjalani perawatan di RSAL dr Ramelan Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ari sempat dirawat di salah satu ruangan di RS Royal. Namun, usai beberapa hari, kondisi Ari ternyata makin parah. Ia pun dirujuk ke RSAL dr Ramelan pada Sabtu (16/5) kemarin.
Meski demikian, kata Dewa informasi penyebab meninggalnya Ari secara pasti masih belum diketahui pihaknya. Pasalnya, hal itu merupakan wewenang RSAL yang melakukan perawatan.
"Kalau itu dari informasi medis, kalau saya rasa benar dan tidaknya mestinya dari RSAL yang menjelaskan. Dari kita memang dugaan ke arah sana [Covid-19] secara klinis," ujarnya.
Lebih lanjut, Dewa mengatakan, Ari merupakan seorang perawat di RS Royal. Namun, almarhum yang bersangkutan bukan petugas yang bekerja melakukan penanganan pasien Covid-19.
"Iya perawat sini. Bukan [perawat pasien corona]. Perawat yang di luar tim corona," katanya.
"Karena kan nggak boleh ada yang hamil. Iya [Ari hamil]. Pastinya saya nggak tahu [usia kandungan] tapi sekitar trimester dua awal. Tapi kalau sedang hamil sih, iya, benar hamil," ujarnya.
Dewa pun tak tahu awal Ari bisa terpapar corona, sebab yang bersangkutan tak bertugas di ruang Isolasi. Dugaan sementara almarhum bisa saja terinfeksi di tempat kerja atau di tempat lain.
"Macam-macam. Dari rumah bisa, risiko kerjaan bisa, kita nggak bisa menduga-duga," ujarnya.
Kini, kata Dewa Tim Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya tengah melakukan penelusuran terkait dugaan awal penularan corona, yang dialami Ari.
"Nanti penelusurannya biarkan teman-teman Dinkes yang tracing karena punya porsi masing-masing. Kalau kami dugaan kena dari mana masih terlalu luas," ujarnya.
"Yang memakamkan pihak RSAL karena protokolnya kan begitu kita mendampingi saja melihat dari jauh," kata dia.
Dewa mengungkapkan, RS Royal pun menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Ari, perawat yang sudah dua tahun terkahir ini mengabdikan dirinya sebagai tenaga kesehatan di sana. (bac)