Polisi Larang Masyarakat Gelar Takbir Keliling di Jakarta

CNN Indonesia | Jumat, 22/05/2020 12:25 WIB
Front Pembela Islam (FPI) menggelar takbir keliling di Jakarta, Selasa (4/6) malam jelang lebaran 2019 Polisi melarang kegiatan takbir keliling pada malam jelang lebaran tahun ini di tengah pandemi virus corona. Ilustrasi (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polda Metro Jaya melarang takbir keliling pada malam jelang lebaran Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Larangan ini tak terlepas dari penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta.

"Jangankan takbiran, salat Id saja ditiadakan, di rumah saja," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (22/5).
Yusri mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi kebijakan PSBB, termasuk tak menggelar takbir keliling. Ia meyakini masyarakat telah mengerti dan paham ihwal apa saja yang dilarang selama pelaksanaan PSBB ini.

"Kalau tetap ada yang takbiran kami akan halau mereka semua secara persuasif," ujarnya.


Yusri mengatakan pihaknya juga bakal menggelar patroli guna mengantisipasi masyarakat yang masih nekat menggelar takbir keliling di jalanan Ibu Kota.

"Iya kami akan tetap patroli, PSBB kan tetap patroli juga, tim satgas juga patroli, operasi ketupat juga patroli," katanya.

Sebelumnya, Menteri Agama Jenderal Purn Fachrul Razi mengungkapkan tujuh hal yang harus dilakukan saat perayaan Idulfitri di tengah pandemi virus corona.

Salah satunya, soal larangan melakukan takbir keliling sebab bisa dilakukan di rumah. Namun, ia meminta masjid serta musala tetap menggaungkan takbir.

Dalam beberapa tahun terakhir, Front Pembela Islam (FPI) menjadi salah satu kelompok yang merayakan malam takbir lebaran Idulfitri dengan berkeliling Jakarta. Seperti pada tahun lalu, FPI menggelar malam takbir dari kawasan Petamburan, Pancoran, Kampung Melayu, Matraman, Salemba, Senen, Tugu Tani, dan kembali ke Petamburan. (dis/fra)

[Gambas:Video CNN]