Menurutnya, ikhtiar mandiri diperlukan lantaran upaya pemerintah mengendalikan pandemi virus corona semakin tidak jelas,. Bahkan, lanjutnya, kebijakan pemerintah sering saling berlawanan dan berubah-ubah dalam menangani pandemi corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketidakjelasan pemerintah, menurut Mufida, terlihat dalam menyikapi aktivitas mudik atau pulang ke kampung halaman jelang hari raya Idulfitri 1441 Hijriah.
Mufida juga menyayangkan wacana pemerintah melonggarkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketika sejumlah pemerintah daerah tengah bersusah payah menerapkan PSBB untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Di tengah kondisi seperti ini, Mufida menyatakan pola hidup sehat dengan rajin mencuci tangan, mengenakan masker, dan disiplin menerapkan jaga jarak atau physical distancing harus menjadi kebiasaan baru setiap orang.
"Saya juga mengajak semua masyarakat, mumpung masih di bulan Ramadhan, mari kita banyak-banyak berdoa memohon kepada Allah agar melindungi kita semua dan menuntaskan semua kesulitan akibat Covid-19 ini," tuturnya.
Dikutip dari laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jumat (22/5) pukul 16.15 WIB, kasus positif corona bertambah 634 kasus dari hari sebelumnya. (mts/wis)