Kapal tradisional Selgbadanns Kamar Jaya memiliki panjang 12 meter dan lebar 3 meter itu membawa 19 penumpang mudik dari pelabuhan Dobo menuju Desa Batugoyang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban selamat antara lain Ahmad Kamarmir (17), Muhamad Yusuf Opem (72), Jamalia Kamarmir (17), Har Lamani Kamarmir (60), Larapi Laopa (70), Said Kamarmir (45), Hasan Opem (14), Rany Sogarley (10), Absa Kamarmir (40), dan Suwinto (25).
Muslimin menegaskan tim Basarnas tengah mengevakuasi dua jenazah dan sepuluh orang yang dinyatakan selama di tengah laut. Namun, tujuh penumpang lain belum ditemukan karena terkendala cuaca.
Sementara itu, kapal motor (KM) Samena yang membawa 12 penumpang dari pelabuhan Namlea Kabupaten Buru menuju Ambon juga mengalami nasib nahas. Kapal mengalami kebocoran pada lambung kapal dan tenggelam di Perairan Tanjung Keramat Maluku meski tidak ada korban jiwa.
"Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (23/5) pukul 05.00 WIT," kata Muslimin melalui pesan singkat pada Sabtu siang.
Muslim menjelaskan 12 penumpang itu antara lain Yani Valentino (50), Marten Soisa (50), Agustinus Saitapy (48), Sadrak Yossph (63), Melvin Yoseph (19), Refelino Walalayo (38), Poli Dereks (50), Anis Dereks (46), Benjamin Kumbangsila (39), Toni Mayau (62), Ishak Yoris (66), dan Yance Ayomi (51).
"Mereka sudah evakuasi selamat menggunakan KP Tanjung Allang milik Polairud Maluku ke pelabuhan Namlea pulau Buru," ujar Muslim.
"Tim gabungan yang menuju ke perairan tersebut menemukan belasan awak kapal tengah berenang dan terapung tanpa pelampung di sekitar perairan Tanjung Keramat pulau Buru," ucapnya. (Sai) (sai/jal)