PSBB Surabaya, Risma Tak Gelar Open House Lebaran

CNN Indonesia | Minggu, 24/05/2020 09:23 WIB
Pemerintah Kota Surabaya mengaku akan menanggung seluruh biaya perawatan warganya jika mengalami dugaan gejala virus corona. Langkah ini adalah bentuk kewaspadaan, setelah dua Warga Negara Indonesia dinyatakan positif terinveksi Covid-19. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. (CNN Indonesia/Farid)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meniadakan gelar griya atau open house pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Minggu (24/5), karena bertepatan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Bu Wali Kota meniadakan open house dan menggantikannya dengan halalbihalal daring seusai Shalat Idul Fitri," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara di Surabaya, seperti dikutip Antara.

Pelaksanaan PSBB  di Surabaya Raya yaitu Surabaya, Sidoarjo dan Gresik diperpanjang hingga 25 Mei 2020.


Febriadhitya mengatakan halalbihalal daring itu akan disiarkan secara langsung atau live melalui berbagai platform media sosial, seperti YouTube, Instagram dan Facebook.
Selain itu, kata dia, juga disiarkan secara langsung di akun-akun media sosial milik Pemkot Surabaya. Bahkan, lanjut dia, nantinya akan bekerja sama dengan beberapa akun Instagram lainnya di luar media sosial Pemkot Surabaya.

"Halalbihalal itu akan dimulai pukul 09.00 WIB. Ini sebagai pengganti dari open house karena Bu Wali Kota setiap tahun biasanya menggelar open house. Jadi, tetap melakukan silaturrahmi melalui cara yang berbeda," katanya.

Melalui cara ini, lanjut Febri, Wali Kota Risma akan tetap menyapa dan menggelar halalbihalal dengan warga Kota Surabaya. Dengan cara ini pula, maka semua protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah bisa tetap dijalankan.

"Akhirnya bisa sama-sama jalan, silaturrahmi dan halalbihalal jalan, protokol kesehatan untuk mencegah COVID-19 juga terus dijalankan," ujarnya.

Ia meminta kepada warga Kota Surabaya, terutama anak muda yang mengikuti berbagai platform itu untuk menunggu siaran langsung tersebut. Sebab, kata dia, nanti Wali Kota Risma akan menyampaikan beberapa imbauan dan bermaaf-maafan dengan warga Kota Surabaya.

"Bahkan, nanti bisa bertanya dan berkomunikasi langsung dengan Bu Wali, meskipun warga hanya bisa menyampaikan melalui komentar secara langsung. Ini jarang-jarang dilakukan Bu Wali, jadi jangan sampai kelewatan," katanya.
(Antara/ugo)

[Gambas:Video CNN]