Ikuti Protokol Kesehatan, Megawati Lebaran di Rumah

CNN Indonesia | Minggu, 24/05/2020 12:34 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat mengumumkan pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Gelombang I di DPP PDI Perjuangan. Jakarta. Rabu (19/2/2020). CNN Indonesia/Andry Novelino Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, merayakan Idulfitri di rumah tanpa menggelar open house untuk mengikuti protokol kesehatan pemerintah di tengah pandemi. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, merayakan hari raya Idulfitri di kediamannya tanpa mengadakan open house, untuk mengikuti protokol kesehatan pemerintah demi mencegah penyebaran virus corona.

Sekretaris Jendral PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan bahwa saat ini Mega hanya berkumpul dengan putra dan putrinya di momen Lebaran tahun ini. 

"Ibu Megawati Soekarnoputri berkumpul bersama putra-putri beliau, dan memenuhi seluruh ketentuan pemerintah berkaitan dengan protokol pencegahan Covid-19," kata Hasto melalui siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (24/5). 
Melalui keterangan itu, Hasto juga menyampaikan bahwa momen Lebaran yang terjadi di kala wabah corona ini justru bisa memupuk solidaritas nasional dan semangat gotong royong antar-warga. 



Menurut dia, meski Lebaran kali ini dirayakan dengan sangat sederhana, tapi tak menghilangkan momen kebersamaan. 

"Puasa sebulan penuh yang dijalankan umat Islam telah menjadi benteng rohani yang menggembleng jiwa raga bangsa Indonesia, dan di hari Idul Fitri ini kita perkuat gotong royong nasional untuk melawan virus Corona," katanya. 

Lebih lanjut, Hasto menjelaskan bahwa dalam sejarahnya Idulfitri di Indonesia kerap menjadi momen halalbihalal dan membangun kebersamaan serta persaudaraan nasional.

Bahkan, kata dia, Idul Fitri juga kerap kali dijadikan sebagai momentum untuk mendamaikan elite politik dari konflik berkepanjangan. 


"Idulfitri momentum membangun persaudaraan nasional yang menyatukan elite politik dari konflik, dan momentum kebersamaan rakyat. Kini Idulfitri telah hadir sebagai hajat bangsa yang penuh dengan pesan keagamaan dan kebudayaan," tuturnya. (tst/has)