Sebanyak 3.069 atau 79,9 persen pasien positif hingga saat ini masih dalam perawatan. Sementara itu 522 orang telah dinyatakan sembuh.
Terkait dengan penambahan 69 kasus per Selasa (26/9), Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim mencatat 23 kasus tambahan datang dari Surabaya, 13 di Kabupaten Malang, 9 di Sidoarjo, 5 di Probolinggo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, jumlah pasien terkonversi negatif atau sembuh juga bertambah sebanyak 16. Dengan rincian 5 di Kota Surabaya, 3 Kabupaten Probolinggo, 1 Kabupaten Blitar, 1 di Kota Malang, 2 di Nganjuk, 1 di Kota Pasuruan, 1 di Magetan dan 2 di Lumajang.
Kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) tercatat ada 23.944 orang, yang masih dipantau 4.097 orang, selesai dipantau 19.751 orang, dan 96 orang lainnya meninggal dunia.
Surabaya menjadi daerah paling signifikan dalam penambahan kasus. Namun demikian, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini alias Risma menyatakan new normal atau prosedur standar pola hidup baru belum waktunya diterapkan karena para petugas medis masih berjuang menangani pandemi Virus Corona (Covid-19).
"Nanti saja, belum saatnya. Nanti minggu depan saja kita lihat," kata dia kepada awak media di Balai Kota Surabaya, Selasa (26/5).
Foto: CNNIndonesia/Basith SubastianInsert Status Pasien Risiko Virus Corona |
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan salah satu syarat suatu wilayah dinyatakan siap jika mengalami penurunan jumlah kasus positif setidaknya 50 persen selama dua minggu sejak puncak terakhir.
Dalam catatannya, Jawa Timur justru mengalami kenaikan 133 persen, Jawa Barat naik 110 persen, Jawa Tengah naik 15,5 persen, DKI Jakarta turun 17,6 persen, dan Yogyakarta turun 41 persen.
"Kalau dari sini, Jakarta kelihatan sudah mulai turun. Kalau yang ngotot mudik kembali lagi ke Jakarta dan bawa penyakit, bisa-bisa jadi second wave, Sementara Jatim sedang naik-naiknya," kata Wiku dalam diskusi yang disiarkan langsung akun Youtube BNPB Indonesia, Selasa (26/5). (ain/frd/ain)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian