Depok Perpanjang PSBB Tiga Hari Sampai 29 Mei

CNN Indonesia | Rabu, 27/05/2020 09:21 WIB
Walikota Depok Mohammad Idris. CNN Indonesia/Andry Novelino Wali Kota Depok Muhammad Idris. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama tiga hari hingga Jumat (29/5) mendatang.

Perpanjangan tersebut tertuang dalam Peraturan Walikota Depok Nomor 443/217/Kpts/Dinkes/Huk/2020 tentang Perpanjangan PSBB dalam rangka Percepatan Penanggulangan Covid-19.

"Yang diputuskan perpanjangan hingga tanggal 29 Mei 2020," ujar Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam keterangannya, Selasa (26/5) malam.


PSBB tahap III di Kota Depok sebelumnya berakhir pada Selasa (26/5) lalu bersamaan dengan berakhirnya PSBB di Jawa Barat, sejak diperpanjang pada 11 Mei lalu.

Hingga 29 Mei mendatang, perpanjangan berlaku untuk semua wilayah di Jawa Barat, termasuk di dalamnya wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi.

"Diputuskan PSBB Daerah Jawa Barat dilanjutkan sampai dengan tanggal 29 Mei 2020, termasuk didalamnya PSBB Bodebek," ujar Idris.

Sementara itu, Idris mengatakan pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan jajarannya terkait upaya penanganan Covid-19 di Kota Depok usai  PSBB berakhir pada 29 Mei mendatang.

Beberapa hal yang saat ini tengah dikaji itu antara lain, aspek kesehatan dengan menganalisis data statistik kasus, termasuk sisi lainnya terutama ekonomi, sosial budaya, tingkat kedisiplinan warga.

"Sebelum tanggal 29 Mei 2020 kami Forkopimda akan melaksanakan rapat untuk membahas kebijakan ini, dan pada kesempatan pertama akan segera disampaikan kebijakan yang akan diambil oleh Kota Depok," kata Idris.

Hingga kini, Depok terus mencatat lonjakan jumlah kasus Covid-19, baik itu jumlah positif, Pasien dalam Pengawasan (PDP), Orang dalam Pemantauan (ODP), Orang Tanpa Gejala (OTG), jumlah kasus meninggal, dan sembuh.

Data terakhir per Selasa (26/5), jumlah kasus positif di Kota Depok telah mencapai angka 535 kasus, bertambah 21 dari hari sebelumnya. Idris menyatakan jumlah itu didapat lewat rapid test dilanjut, dengan Swab di Labkesda dan PCR di Laboratorium RSUI sebanyak 12 orang.

"Dan 9 orang lagi infomasi kasus yang berasal dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta," kata dia.

Sedangkan, hingga hari yang sama Pemkot Depok mencatat nihil penambahan untuk jumlah kasus meninggal, dan masih berada di angka 21 kasus. Penambahan terjadi pada jumlah kasus sembuh sebanyak 128, bertambah 10 sejak sehari sebelumnya.  (thr/sur)

[Gambas:Video CNN]