Kepala Seksi Imunisasi dan Surveillance Dinas Kesehatan Sumsel Yusri mengatakan saat ini terdapat 915 kasus konfirmasi positif Virus Corona, dengan penambahan terbaru 47 orang.
Palembang merupakan daerah terbanyak kasus konfirmasi positif Covid-19 dengan jumlah 520 orang. Palembang beserta empat daerah lain yakni Kota Prabumulih, Banyuasin, Lubuklinggau, dan Ogan Komering Ulu (OKU) telah ditetapkan sebagai zona merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu konfirmasi positif virus corona di PALI, pada Selasa (26/5), menjadikan tak ada lagi daerah yang terbebas dari paparan Covid-19 di Sumsel.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
Sumsel saat ini terkendala dalam kecepatan tes sampel swab di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang. Total terdapat 3.276 sampel yang ada di BBLK Palembang, sebanyak 1.979 sampel atau 61 persen diantaranya masih dalam proses pemeriksaan.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel Yuwono mengatakan, kapasitas tes swab di BBLK Palembang per harinya mencapai 400. Sementara sampel baru yang masuk per harinya mencapai 800 atau dua kali lipat dari kapasitas pemeriksaan. Sehingga pemeriksaan diprioritaskan terhadap sampel yang lebih dahulu masuk ke BBLK.
"Untuk sekedar informasi, dari 11 ribu spesimen swab di BBLK Palembang, 8.000 dari Sumsel. Sebanyak 3.000 lainnya dari provinsi lain di Sumbagsel [Sumatera Bagian Selatan]. Angka kita tinggi karena target kita memang melakukan tracing dengan gencar supaya pemerintah bisa melakukan kebijakan yang tepat," ujar Deru.
Terpisah, jumlah kasus positif Corona di Kepulauan Riau (Kepri), per Rabu (27/5), mencapai 145 orang. Kasus tertinggi berada di Batam dengan 109 orang atau bertambah 13 kasus dari hari sebelumnya.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
"Untuk di Batam, data itu belum termasuk dengan kasus yang dirawat di RS Galang, ada sebanyak 29 kasus," kata dia.
Dari total 109 kasus positif covid-19 di Batam, 36 orang masih menjalani perawatan. Sedangkan, 29 orang menjalani karantina, 35 orang dinyatakan sembuh dan 9 orang meninggal dunia.
"Sementara itu, untuk jumlah PDP di Batam sebanyak 437 orang, ODP sebanyak 3.787 orang dan OTG sebanyak 3.896 orang," lanjut Isdianto.
(idz/dek/arh)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian