Pepet Jatim, Penambahan Kasus Corona Kalsel Tertinggi Kedua

CNN Indonesia | Kamis, 28/05/2020 18:16 WIB
Petugas medis membawa pasien ke ruang isolasi saat simulasi penanganan pasien virus corona di RS Hasan Sadikin, Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). Simulasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan dan melatih kesiapan tenaga serta sarana medis dalam menangani, merawat pasien terduga atau terjangkit virus corona di Jawa Barat. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/aww. Ilustrasi tenaga medis khusus penanganan virus corona (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Peningkatan jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Kalimantan Selatan tergolong tinggi pada hari ini, Kamis (28/5), yakni 116 kasus. Tertinggi kedua setelah Jawa Timur dengan penambahan 171 kasus.

Juru Bicara Khusus Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan penambahan kasus di Kalsel meningkat dari hari sebelumnya dengan 73 kasus. Dengan begitu, total ada 809 kasus positif di Kalsel per Kamis (28/5).

"Kalau kita hitung dari hari ke hari, bahwa memang hari ini, penambahan yang cukup banyak itu adalah Kalsel, karena kemarin 73 sekarang 116," ujar Yuri dalam konferensi yang disiarkan langsung dari Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (28/5).
Sementara itu, Jawa Timur menjadi wilayah dengan penambahan kasus tertinggi per hari ini dengan 171 kasus. Namun, jumlah itu kata Yuri menurun dari Rabu kemarin (27/5). Hingga Kamis (28/5), ada 4.313 kasus positif di Jawa Timur.


"Sementara kalau Jatim memang paling tinggi. Tapi kemarin 199, Sekarang 171, artinya ada penurunan dibanding kemarin," kata dia.

DKI Jakarta menjadi daerah ketiga dengan penambahan jumlah kasus terbanyak pada Kamis (28/5) yakni 105 kasus positif. Penambahan itu, kata Yuri, didominasi warga yang baru kembali usai bekerja di luar negeri.

Sebagian besar dari mereka dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta. Sisanya di rumah sakit lain.

"Dan hari ini banyak yang kita dapatkan dan seluruhnya kita rawat di RS darurat Wisma atlet," terang Yuri.

Di kesempatan yang sama, Yuri juga mengumumkan telah ada 24.538 kasus positif di seluruh Indonesia per Kamis (28/5). Meningkat 686 dari hari sebelumnya.

Dari total 24.538 kasus, sebanyak 6.240 di antaranya telah sembuh dan 1.496 meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona.
(thr/bmw)

[Gambas:Video CNN]