Humas RSU Daya, Wisnu Maulana, menjelaskan bahwa infeksi ini terdeteksi saat pihak rumah sakit melakukan rapid test untuk seluruh petugas tanpa terkecuali.
Dari hasil rapid test itu, ada beberapa orang yang hasilnya reaktif. Sesuai prosedur, pihak yang reaktif melanjutkan dengan pemeriksaan swab. Sembari menunggu hasil pemeriksaan swab keluar, mereka yang reaktif ini diisolasi mandiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu perawat yang positif lebih dulu kini dirawat di ruang infection center RSU Daya. Empat orang lainnya dikarantina mandiri karena mereka berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).
"Jadi beberapa hari ke depan, layanan IGD untuk pasien umum ditutup dulu hingga keluar semua hasil pemeriksaan swab petugas IGD. Kalau hasilnya negatif, maka layanan IGD untuk pasien umum kembali dibuka," katanya.
"Lalu jika ternyata hasilnya positif, maka akan mencari solusi. Apakah personel IGD akan diatur lagi, diambil dari ruangan lain atau bagaimana, tergantung pimpinan nanti. Tapi, kami berharap, hasil pemeriksaan swab-nya semua itu negatif." (svh/has)