PSBB DKI Belum Selesai, Lalu Lintas di Sejumlah Jalan Padat

CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 19:19 WIB
Sejumlah pengendara kendaraan bermotor mengalami kemacetan lalu lintas di Tol Dalam Kota, Kuningan, Jakarta, Senin (18/5/2020). Meski masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masih berlangsung, kemacetan lalu lintas masih terjadi di Ibukota. ANTARA FOTO/Rifki N/app/pras. Sejumlah pengendara kendaraan bermotor mengalami kemacetan lalu lintas di Tol Dalam Kota, Kuningan. (ANTARA FOTO/Rifki N)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah DKI Jakarta akan berakhir 4 Juni 2020. Dua hari menjelang berakhirnya PSBB sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta mulai terpantau padat.

Pantauan CNNIndonesia.com, Selasa (2/6) di beberapa titik sempat terlihat arus lalu lintas tersendat. Di Jalan Raya Bogor, dari arah Pasar Rebo menuju Cimanggis Depok sekitar pukul 17.45 terpantau ramai.

Di Jalan Raya T.B Simatupang, Jakarta Selatan terpantau ramai lancar. Sejumlah pengendara roda dua dan empat juga terlihat tidak mengenakan masker. Namun, di ruas TB Simatupang menuju Ragunan sempat terjadi kemacetan karena lampu merah.


Pada pukul 18.55 WIB, akun twitter TMC Polda Metro Jaya juga melaporkan situasi arus lalu lintas di Tol Dalam Kota KM 05+000 (Kuningan) dan Jalur arteri arah Pancoran terpantau padat.

Arus lalu lintas di Gerbang Tol Kuningan 2 terpantau juga dilaporkan ramai lancar.
Polda Metro Jaya terus memantau arus lalu lintas dan menegur sejumlah pengendara yang tak mematuhi aturan PSBB.

Dilaporkan TMC Polda Metro Jaya, petugas kepolisian berjaga di Pos Pam Check Point Panasonic Jalan Raya Bogor Jakarta Timur. Di pos tersebut, personel Sat Lantas Jakarta Timur bersama TNI, Dishub, dan Pol-PP memeriksa SIKM, mengimbau warga menggunakan masker serta memberikan teguran tertulis terhadap pelanggaran PSBB.

Usai PSBB, Pemprov DKI Jakarta rencananya akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Lokal (PSBL).
Di DKI Jakarta ada 62 Rukun Warga (RW) yang masih masuk zona merah akan segera menerapkan kebijakan tersebut.



Tak hanya kepadatan arus lalu lintas. Aktivitas warga yang menggunakan transportasi umum juga mengalami peningkatan.

Jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) dilaporkan melonjak sebanyak 14 persen pada Selasa (6/2) dibandingkan dua pekan lalu, Senin (18/5).

VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba mengatakan kenaikan itu terjadi saat hari pertama kerja setelah akhir pekan di tengah masa pandemi Corona.

"Hingga pukul 09.00 WIB pagi ini, volume pengguna KRL tercatat 85.092. Jumlah ini meningkat 14 persen dibandingkan pada waktu yang sama pada Senin 18 Mei lalu," kata Anne, Selasa (2/6).

Menurut Anne, volume peningkatan jumlah pengguna KRL itu berpotensi untuk terus bertambah hari-hari ke depan menjelang berakhirnya masa PSBB dan juga transisi menuju kenormalan baru.
(ndn/ugo)

[Gambas:Video CNN]