Pasien Positif Corona di Sumut Capai 444 Orang

CNN Indonesia | Kamis, 04/06/2020 01:04 WIB
Petugas medis mengambil sampel lendir seorang petugas kepolisian, saat swab test di Padang, Sumatera Barat, Minggu (31/5/2020). PT BNI (Persero) Tbk bekerja sama dengan jaringan Rumah Sakit Bunda menggelar 2.000 swab test COVID-19 secara gratis bagi masyarakat di provinsi itu sebagai upaya membantu percepatan deteksi pasien. ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/foc. Ilustrasi penanganan pasien virus corona. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut, dr Whiko Irwan mengatakan penderita Covid-19 positif di Sumatra Utara (Sumut) terus mengalami peningkatan. Saat ini tercatat sebanyak 444 orang dinyatakan positif Covid-19 dan harus diisolasi di rumah sakit.

"Sehari sebelumnya ada 418 orang yang positif," kata Whiko, Rabu (3/6/2020).

Whiko menjelaskan untuk pasien yang sembuh tercatat 159 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 152 orang dan positif corona meninggal dunia 43 orang. Kemudian orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 534 orang.


"Sampai saat ini sebaran tertinggi pasien Covid-19 berasal dari Kota Medan. Masyarakat tetap diimbau melakukan upaya pencegahan dengan menggunakan masker, rutin melakukan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menghindari kegiatan yang berkerumun dan melakukan isolasi secara mandiri," paparnya.
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, R Sabrina mengatakan penerapan New Normal di Sumut sebagai gaya hidup baru di tengah pandemi membutuhkan penyesuaian di berbagai sektor.

"Prinsipnya, tetap produktif dalam beraktivitas tetapi memperhatikan protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19. Inilah kenapa pelayanan berbasis digital ini penting, mengurangi tatap muka tetapi pelayanan kita kepada masyarakat tetap lanjut," ungkapnya.

Positif Covid-19 di Sumbar 583 Kasus

Sementara itu jumlah kasus positif Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) bertambah sembilan kasus, Rabu (3/6). Dengan begitu, terdapat 583 kasus positif Covid-19 di provinsi tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, menginformasikan bahwa enam kasus dari sembilan kasus itu terjadi di Kota Padang, dua kasus di Kabupaten Dharmasraya, dan satu kasus di Kota Payakumbuh. Tiga dari enam kasus di Padang itu termasuk klaster Pasar Raya Padang. Seperti diketahui, Pasar Raya Padang merupakan klaster terbesar penularan Covid-19 di Sumbar.

Sembilan kasus itu, kata Jasman, merupakan hasil pemeriksaan 593 sampel baru yang dilakukan laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Veteriner Bukittinggi. Hingga kini kedua laboratorium itu sudah memeriksa sekitar 23 ribu sampel.
Jasman juga mengumumkan bahwa terdapat lima orang yang baru sembuh dari Covid-19. Empat orang di antara mereka merupakan warga Padang, yakni dua anak berusia dua dan empat tahun, dan dua tenaga kesehatan. Satu orang lagi merupakan warga Kabupaten Mentawai.

Jasman mengatakan bahwa dari 583 kasus positif Covid-19 di Sumbar, 122 pasien dirawat di rumah sakit, 25 orang meninggal, dan selebihnya diisolasi.

Sebanyak 583 itu tersebar di Padang (422 kasus), Padang Panjang (25 kasus), Dharmasraya (22 kasus), Payakumbuh (20 kasus), Pesisir Selatan (18 kasus), Agam (18 kasus), Bukittinggi (15 kasus), Tanah Datar (11 kasus), Padang Pariaman (12 kasus), Limapuluh Kota (11 kasus), Sijunjung (9 kasus), Kabupaten Solok (8 kasus), Mentawai (6 kasus), Solok Selatan (5 kasus), Sawahlunto (2 kasus), Pasaman Barat (2 kasus), Pasaman (2 kasus), Kota Solok (1 kasus), dan Pariaman (1 kasus).

(frd/adb/ain)

[Gambas:Video CNN]