1.000 Lebih Pasien Corona di Jawa TImur Berhasil Sembuh

CNN Indonesia | Kamis, 04/06/2020 05:24 WIB
Petugas medis dari tim Satgas COVID-19 Kabupaten Simeulue yang membawa dua pasien terkonfirmasi positif menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap saat tiba di RSU Zainal Abidin, Banda Aceh, Aceh, Rabu (13/5/2020). Dua warga Simeulue yang memiliki riwayat penularan dari Jawa Barat terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil swab dirujuk ke RSU Zainal Abidin untuk mendapat perawatan. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/aww. Ilustrasi penanganan pasien virus corona. (ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pasien sembuh dari virus corona (Covid-19) di Jawa Timur terus bertambah. Tercatat pada Rabu (3/6) jumlah pasien Covid-19 yang sembuh atau terkonversi negatif mengalami pertambahan sebanyak 292 orang.

Dengan tambahan 292 pasien itu, maka total pasien Covid-19 yang sembuh di Jawa Timur mencapai 1.091 orang. Sehingga rasio tingkat kesembuhan di Jatim mencapai 20,55 persen.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga medis yang tekah bekerja keras luar biasa.


"Terus bertambahnya pasien Covid-19 kita yang sembuh ini, tak lepas dari kerja keras dari seluruh tenaga kesehatan yang telah berjuang dan memberikan dedikasi terbaiknya untuk menyembuhkan para pasien," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (3/6) malam.
Khofifah pun mengajak para pasien yang telah sembuh dari Covid-19 itu agar mau melakukan donor plasma, atau plasma convalescent. Menurutnya hal itu akan sangat membantu proses penyembuhan pasien Covid-19 dengan kondisi berat hingga sangat berat.

"Akan sangat bermanfaat bagi pasien Covid-19 lain yang kondisinya berat dan sangat berat," kata Khofifah.

Meski demikian, terdapat pula pertambahan sebanyak 172 pasien terkonfirmasi positif baru, sehingga total kumulatif kasus positif corona di Jatim menjadi 5.310 orang. Dari jumlah itu 3.727 pasien di antaranya masih menjalani perawatan.
Tambahan sebanyak 172 kasus itu rinciannya yakni 1 dari Lumajang, 7 dari Kota Batu, 1 dari Magetan, 19 dari Sidoarjo, 1 dari Bondowoso, 1 dari Kota Pasuruan, 2 dari Mojokerto, 10 dari Gresik, 5 dari Pasuruan, 35 dari Kediri.

Kemudian 1 dari Ponorogo, 1 dari Pamekasan, 2 dari Kota Mojokerto, 2 dari Kota Malang, 1 dari Kota Kediri, 2 dari Bojonegoro, 5 dari Jombang, 5 dari Situbondo, 5 dari Malang, 11 dari Sampang, 55 dari Kota Surabaya dan 36 dalam tahap verifikasi domisili.

Selain itu, jumlah pasien meninggal juga bertambah sebanyak 8 orang. Rinciannya 2 dari Sidoarjo, 1 dari Pamekasan, 2 dari Jombang, 3 dari Kota Surabaya. Sehingga jumlah total pasien Covid-19 Jatim yang meninggal dunia menjadi 437 orang, atau setara dengan 8,23 persen.

Catatan Redaksi: Berita ini mengalami perubahan judul pukul 10.09 WIB, Kamis (4/6) untuk mengoreksi bahwa jumlah pasien sembuh merupakan total pasien keseluruhan di Jawa Timur, bukan Surabaya. Demikian kekeliruan kami koreksi. (frd/ain)

[Gambas:Video CNN]