PSBB Diperpanjang, ASN di Banten WFH Hingga 28 Juni

CNN Indonesia | Selasa, 16/06/2020 03:30 WIB
Annisa Retno Utami (27) sedang melakukan work from home (WFH) di kediamannya di Cijantung, Jakarta Timur, Sabtu, 21 Maret 2020. Annisa yang merupakan karyawan swasta dan dosen mulai menjalankan WFH sejak 16 Maret 2020. CNN Indonesia/Bisma Septalisma Ilustrasi WFH. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memutuskan memperpanjang masa bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) hingga 28 Juni.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Sekretariat Daerah Provinsi Banten Nomor 800/1117-BKD/2020 tertanggal tentang Penyesuaian sistem kerja ASN di lingkungan Pemprov Banten.

"Masa pelaksanaan tugas di rumah atau tempat tinggal (WFH) ... bagi ASN di lingkungan Provinsi Banten diperpanjang sampai dengan tanggal 28 Juni," demikian bunyi surat edaran yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (15/6).


Dalam surat edaran tersebut, hasil kerja ASN di Banten diatur lewat sistem pelaporan lewat Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP). Penerapan selama masa WFH akan dipantau oleh operator dengan membagikan live location di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

Pemprov Banten sebelumnya telah memperpanjang masa PSBB untuk wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan dalam menangani penyebaran Covid-19.

Perpanjangan tersebut merupakan kali keempat sejak diberlakukan kali pertama pada pada 18 April sampai dengan 3 Mei lalu. Perpanjangan tersebut sekaligus mengikuti masa penerapan PSBB Transisi di DKI Jakarta, sebelum kemudian juga diikuti wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi.

Sementara itu, wilayah Tangerang Raya hingga saat ini masih tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus terbanyak di Provinsi Banten. Kota Tangsel tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus positif terbanyak dengan sisa 151 pasien yang masih dirawat. Disusul Kota Tangerang dengan sisa 105 kasus positif yang dalam perawatan, dan Kabupaten Tangerang dengan 72 kasus dirawat.

Sementara di luar tiga wilayah itu, sejumlah kabupaten atau kota yang mencatat jumlah kasus positif di Banten masing-masing yakni, Kabupaten Serang dengan 39 kasus, Kota Serang 12 kasus, Kota Cilegon 23 kasus, Kabupaten Lebak dengan 15 kasus, dan Kabupaten Pandeglang dengan sisa 6 kasus atau yang masih dirawat.

(thr/arh)

[Gambas:Video CNN]