Muhadjir: New Normal Tanpa Pasar Bagai Menikah Tanpa Mempelai

CNN Indonesia | Selasa, 16/06/2020 12:57 WIB
Kondisi Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur masih ramai. Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com pukul 10.00 puluhan pedagang masih menggelar lapak dagangan di area dalam maupun luar pasar. Pemerintah tetap membuka sejulah pasar tradisional saat masa new normal di tengah pandemi virus corona. Ilustrasi (CNN Indonesia/Nadhen Ivan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah tetap membuka pasar tradisional saat masa kehidupan baru (new normal) meskipun risiko penularan virus corona (Covid-19) tergolong tinggi.

"New normal tanpa membuka pasar tradisional, ibarat pernikahan tanpa ada mempelainya," kata Muhadjir melalui pesan singkat, Selasa (16/6).

Muhadjir memastikan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan rutin bagi para pedagang dan petugas di pasar-pasar tradisional. Ia menyebut interaksi antara penjual dan pembeli di pasar cukup tinggi.


"Kepada para penjaja dan awak pasar harus dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin," ujarnya.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan mengatakan protokol kesehatan Covid-19 harus dijalankan dengan disiplin. Menurutnya, pemeriksaan menjadi sia-sia jika protokol kesehatan tak dijalankan dengan baik.

"Antarpenjaja dan antarpembeli harus dibuat berjarak. Oleh sebab itu area pasar harus diperluas misalnya dengan memanfaatkan jalan raya yang bersebelahan dengan pasar," katanya.

Pasar tradisional menjadi tempat penyebaran virus corona di sejumlah daerah Indonesia. Tak sedikit pasien positif virus corona berasal dari pasar-pasar tersebut.

Bahkan Pemerintah Provinsi DKI menutup 19 pasar tradisional karena terpapar Covid-19. Meskipun demikian, sejumlah pasar yang ditutup itu masih tetap beroperasi seperti hari-hari biasa.

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan pasar tradisional merupakan lokasi yang rentan terhadap penularan virus corona.

Ia menyebut belasan ribu pasar tradisional belum melaporkan kasus positif virus corona. Namun, Reisa tidak menyebut pasar mana saja yang tak melaporkan. Berdasarkan data BPS, sedikitnya ada 14 ribu pasar tradisional di Indonesia.

Hingga kemarin, jumlah kumulatif kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 39.294 kasus. Dari jumlah itu, 15.123 orang dinyatakan sembuh dan 2.198 orang lainnya meninggal dunia. (tst/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK