Polisi Sebut Penyerangan Nus Kei Libatkan 47 Orang John Kei

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 10:20 WIB
Tersangka kejahatan John Kei dihadirkan saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (22/6/2020). Tim gabungan Polda Metro Jaya berhasil menangkap 30 orang yakni John Kei beserta anggota kelompoknya dalam kasus pengeroyokan, pembunuhan dan kekerasan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat dan Perumahan Green Lake City, Kota Tangerang, Banten pada Minggu 21 Juni 2020. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/wsj. Polisi menyebut setidaknya 47 tersangka dari kelompok John Kei dilibatkan dalam penyerangan terhadap Nus Kei. (Foto: ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengatakan ada 47 orang dari kelompok John Kei yang terlibat dalam aksi penyerangan terhadap kelompok Nus Kei.

Aksi penyerangan itu diketahui dilakukan di dua lokasi yakni di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat dan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang pada Minggu (21/6).

"Sekurang-kurangnya ada 47 tersangka yang dilibatkan terkait dengan kegiatan perencanaan pembunuhan dan pemufakatan jahat di dua TKP Kosambi dan di Perumahan," kata Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Jean Calvijn Simanjuntak, kepada wartawan, Selasa (30/6).


Disampaikan Calvijn, sejauh ini pihaknya telah berhasil menangkap 39 tersangka, termasuk John Kei.

Dengan demikian, lanjutnya, pihaknya masih memburu delapan anak buah John Kei lainnya yang saat ini masih menjadi buronan.

Bahkan, Calvjin menuturkan tak menutup kemungkinan jumlah tersangka bakal bertambah. Hal itu, lanjutnya, tergantung pada keterangan para tersangka yang disampaikan kepada penyidik.

"Ini akan bisa berkembang terus tersangkanya berdasarkan tersangka-tersangka baru yang kita dapat," ujar Calvijn.

Aksi penyerangan yang terjadi pada Minggu (21/6) itu diketahui dilatarbelakangi oleh masalah pribadi antara John Kei dan Nus Kei terkait penjualan tanah di Ambon, Maluku.

Polisi telah meringkus dan menahan 39 orang, termasuk John Kei terkait aksi penyerangan di dua lokasi tersebut.

(dis/arh)

[Gambas:Video CNN]